Simply da Flores
…
Ada yang mencari makna cinta
berkelana menerobos hutan belantara
berenang menerjang ombak samudra
Terbang melintas langit angkasa
Hanya untuk bertanya
“Apa itu cinta dan seperti apa wajahnya”
Sudah selaksa syair tercipta
Telah ribuan lagu bergema
Begitu banyak lukisan digores
Tak terhitung kisah cerita
Semuanya tentang pengalaman cinta
antara anak generasi manusia
Ketika berdiri di depan cermin
untuk melihat sosok diri
Ada dua hal yang jadi fakta
Cermin yang terpajang diam
Dan sosok diri yang menggunakannya
Entah cerminnya utuh bersih
dan seperti apa mata diri yang berkaca
Cinta itu cermin
Dia pantulkan sosok diri yang berkaca
Dia berikan apa adanya
Dia perlihatkan yang ditampilkan
Entah
Mata orang yang berkaca
bisa melihat atau tidak
mau menerima adanya atau tidak
Namun
sering keinginan menutup mata
untuk saksikan fakta diri sendiri
Lalu
Cermin disalahkan karena jujur
Dan
Para petani mengajarkan cinta
Benih yang ditanam dan tumbuh
Lalu
daun bunga dan buahnya
Tidak mengkhianati benih asalnya
meski benih itu tak terlihat
tetapi tidak hilang dan mati
Benih cinta itu
hidup dan menjelma dalam yang tumbuh
Alam mengatur dengan hukumnya
agar lestari bersemi abadi
Tetapi
perlu dirawat dan dijaga
agar tidak layu dan mati
atau rusak diserang hama
Karena
pemiliknya tak punya cinta
…

