Simply da Flores
…
Ketika melintas jarak antara dua tempat
maka ada deretan angka menyekat ruang
dari tempat berangkat menuju tempat tiba
Entah berapa jaraknya
bisa dialami dan dirasakan
perpindahan raga dalam ruang tempat
Entah berapa jauhnya
ada hitungan angka dan kata
yang disematkan dan dapat dibedakan
Raga berpindah ruang dan tempat
Ketika sematkan angka dan kata
untuk membatasi gerakan waktu
Maka ada yang berbeda
pada pengalaman pribadi kita
Raga manusia berubah dalam waktu
tetapi waktu tak dapat diubah manusia
Ada terang dan gelap setiap hari
Ada subuh, pagi, siang, sore dan malam
Ada matahari terbit dan tenggelam
Ada musim silih berganti
Lalu,
perubahan dan gerak waktu dibatasi
dengan kreasi angka dan kata
dalam berbagai tradisi budaya
Ada kalender tradisi Romawi
Ada kalender tradisi China
Ada kalender tradisi Hindu
Ada kalender tradisi Islam
Ada kalender tradisi Budha
Ada kalender tradisi Shinto dan Astec
Dan
masih ada tradisi perhitungan waktu dan musim lainnya
Sejarah peradaban suku bangsa
menoreh jejak sejarah pada lembaran gerak waktu
Dan
mengatur perubahan hidup pribadi serta bersama
dalam almanak kata dan angka
karena yaqin akan kebenaran makna
bagi kelana ziarah tanya manusia
Lahir dan datang ke dunia
Hidup dan berjuang di bumi
Mati dan pulang ke asal
Semua diwarnai dengan perayaan
Segalanya dirayakan dengan angka dan kata
dengan aneka ritual doa pesta
Bahkan
dengan kejahatan dan saling membunuh
Atas nama angka dan kata
Tinggalkan hitungan angka 2023
dengan semua jejak nostalgia
Sambut angka 2024 dengan damba
bisa mengukir kisah cerita makna
di atas tanya dan misteri waktu
Ada bermacam harapan dan kebutuhan
yang ingin dicapai dan diraih
Kerja dan doa penuh perjuangan
dilakoni setiap pribadi, kelompok, suku, bangsa dan negara
semua dipandu angka dan kata
Selalu mengulang tanya dan jawaban yang sama
dengan wajah dan warna berbeda-beda
“Tidak ada yang baru di bawah kolong langit ini, karena semuanya hanya perubahan dan misteri abadi”
Pada pergantian angka almanak
Tahun 2023 menjadi 2024
Kulihat Sang Waktu tertawa sinis
pada semua yang merayakan angka
dengan aneka gaya dan sarana
Karena masih ada aneka tradisi kalender lain
dengan hitungan angka dan kata berbeda-beda
Karena para pemilik tradisi kalender
mempunyai pengalaman dan cara memberi makna yang berbeda-beda
Bahkan
ada yang menggunakan beberapa tradisi kalender
Kita manusia senang merayakan waktu
dengan hitungan angka dan kata
Entah secara sadar waras
Entah karena kewajiban tradisi
Entah karena terpaksa dan ikut ramai
Untuk menjawab tanya misteri hakiki
Untuk meruwat perubahan diri pribadi
Untuk menghadapi gerakan alam jagat semesta
Untuk memuaskan raga dan rasa
Untuk membuat kepastian dari ketidakpastian
“Memaknai pengalaman perubahan dan misteri”
Menyambut angka kalender 2024
Ada yang hening sujud berdoa
Ada yang berkumpul berbagi kasih
Ada yang berpesta bersukacita
Ada lakukan aksi kejahatan
Ada yang sakit, letih berbeban berat
Ada yang menangis duka lara
Ada yang merintih lapar dan haus
Ada yang menikmati kesenangan pribadi di tempat sunyi
Ada yang bergembira di tempat rekreasi
Dan
Ada yang sedang berperang
Tak peduli dengan angka dan kata dalam tradisi kalender
“Manusia terus berubah dalam waktu
Manusia bergulat memaknai pengalaman misteri
dalam roda waktu di alam jagat semesta”
…

