“Therapy is expensive wind is free.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Orang bilang sepeda motor adalah cerminan pemiliknya. Meski tidak 100% benar. CC besar, belum tentu pemiliknya berjiwa yang besar. Meski tua tahun pembuatannya, tidak menjamin pemiliknya dewasa. Meski kinclong keluaran terbaru, belum tentu yang mengendarainya mempunyai pribadi sama.
Yang terlihat baik itu belum tentu batin dan hatinya juga baik. Kadang yang terlihat buruk, sederhana, dan miskin itu malah mempunyai hati mulia. Stop menilai seseorang dari tampilan. Buah durian, meski berduri, tapi mantab isi dan rasanya!
Dunia selalu menawarkan yang indah, glamour, menarik, ganteng, atau cantik. Kadang kita rela merogoh kocek, bahkan berhutang demi terlihat keren. Bukankah kere dan keren yang membedakan itu huruf ‘N’: ngutang. Demi tampil keren, orang rela ‘ngutang’. Demi ikut arus zaman rela bayar cicilan. Itulah besar pasak daripada tiang.
Bukankah hidup itu perjalanan. Bukan pelarian. Maka jangan tergiur untuk lari mengikuti zaman. Nanti dunia jadi pelarian. Hidup tidak tenang, karena dikejar hutang.
Belajarlah dari sepengal lagu ini:
“Kalau ingin melihat ikan, di dalam kolam. Tenangkan dulu airnya sebening kaca.” Kadang tampil keren dan ngetren, tapi membuat kehidupan ini jadi keruh. Jernihkan hati, perasaan, pikiran untuk melihat karya, berkat, dan mujizat Tuhan. Di situlah kunci kedamaian, kasih dan jiwa yang beriman.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

