“Live one day at the time.” – Rio, Scj.
Jika hidup ini ibarat mengayuh sepeda. Belajarlah untuk menikmati kayuhan demi kayuhannya. Kita biasakan tubuh ini basah keringat. Meski lelah, tapi tubuh ini jadi sehat dan segar. Berjuanglah menemukan sukacita dalam setiap putaran roda. Meski kita tidak tahu sampai kapan dan berapa lama roda itu terus berputar. Yang penting adalah kita telah memulai.
Kadang suasana yang terlihat itu tenang, bisa jadi sedang berperang. Walau pikiran gamang, antara yakin dan bimbang. Tapi hidup ini terus berlanjut. Kita terus melangkah, meski kadang kaki terasa goyah. Yakinlah yang baik akan datang yang sulit akan berlalu, yang susah menjadi mudah.
Sesungguhnya hidup ini selalu menawarkan peluang dan kesempatan. Kadang menunggu dijemput. Tapi saat dijemput, peluang itu keburu pergi. Kadang tak terduga datang menghampiri. Hati yang jeli dan berani mengambil setiap peluang dan kesempatan adalah kunci mengubah kehidupan. Berhentilah menunda, karena kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya.
Roda kehidupan itu terus berputar. Tantangan dan peluang itu selalu datang. Kesempatan terbuka lebar. Teruslah mengayuh, karena setiap perjalanan menawarkan kita untuk bertumbuh dan berkembang. Tuhan selalu menyediakan berkat-Nya untuk mereka yang mau berjuang. Pintu rezeki terbuka untuk yang mau menyukurinya.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj

