Red-Joss.com | Senja adalah bagian waktu dalam hari atau keadaan setengah gelap di bumi sesudah matahari terbenam, ketika piringan matahari secara keseluruhan telah hilang dari cakrawala.
Senja menyimpan banyak hal bukan hanya tentang cinta dan romantika. Senja ibarat lengkung waktu tanda kefanaan dunia. Banyak isyarat yang dipantulkan sebagai kebijakan alam untuk kita simak nilainya:
- Senja mengajarkan kita, bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini.
Jika kita cermati, senja menjadi sebuah momen peralihan antara siang yang cerah ke gelap dan dinginnya sebuah malam.
Begitulah juga hidup ini. Semua pasti berubah, tak ada yang abadi di dunia ini. Bisa saja dulu berjaya , sedetik kemudian kejayaan itu hancur tiada.
Senja menggambarkan dengan jelas, bahwa ketidak-abadian itu pasti
- Senja mengajarkan, bahwa keindahan dan kebaikan tak perlu disuarakan, biar orang lain yang menilai.
Setiap manusia merasa butuh untuk terlihat baik. Namun senja mengajarkan bahwa kebaikan dan keindahan tidak perlu diumbar. Jika memang itu tulus untuk kebaikan, biarkan orang lain yang menilai.
- Senja mengajarkan, bahwa istirahat itu bagian dari hidup yang tak boleh diabaikan.
Aktivitas yang berlangsung sehari penuh ditutup dengan kilauan cahaya indah dan hening yang membeku. Seandainya senja dapat berbicara, tentu ia akan mengingatkan tiap manusia agar peduli terhadap dirinya. Padatnya aktivitas di siang hari harus diakhiri dengan istirahat tang cukup di malam hari.
Di senja yang hening ini, mari kita rajut semua karya dan bakti kita di dalam madah puji ini.
Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajah-Mu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.
Sambutlah dalam tangan-Mu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hati-Mu
Harapan kami semua.
Ya, Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan Roh-Mu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.
Salam hangat berbagi berkat.
…
Jlitheng
…
Foto ilustrasi: Istimewa

