Sikap teduh adalah saat terbaik, ketika nalar dan hati menyatu dalam menyikapi sesuatu yang mengharu kehidupan. Seperti dalam sikap berikut ini:
Sebaik-baiknya kesabaran adalah saat engkau lebih memilih diam, ketika hati ini sedang meronta ingin didengarkan.
Sebaik-baiknya kekuatan adalah ketika engkau memilih tersenyum, meski air mata ini sejak lama tidak mau dibendung, karena kecewa yang panjang.
Hendaknya senantiasa bersyukur agar kita sabar dan rendah hati.
Salam sehat.
…
Jlitheng

