Halaman 15 Buku Putih: “Senandung Hidup Tenteram”
Disenandungkan seperti lagu kepala, pundak, lutut, kaki, daun telinga, sambil olahraga atau meditasi. “Lidah, tangan, pundak, hati, pundak, hati, jadilah tenteram”.
Lidah tak berdusta,
Tangan tak serakah,
Pundak siap memikul,
Hati jadi tenteram.
Lidah Tak Berdusta (Kejujuran): Mengacu pada pilar mengatakan yang benar. Lidah yang terjaga dari dusta menjauhkan kita dari rasa cemas.
Tangan Tak Serakah (Keadilan): Mengacu pada pilar mengambil yang memang hak. Tangan hanya menjangkau apa yang jadi miliknya dan menghormati hak orang lain.
Pundak Siap Memikul (Akuntabilitas): Mengacu pada pilar tanggung jawab. Pundak yang kuat berarti berani menanggung konsekuensi dan berhenti menyalahkan keadaan.
Hati Jadi Tenang: Adalah hasil akhir (rumus hidup tenteram) yang didapat jika ketiga anggota tubuh tadi selaras dalam kebaikan.
Jika digunakan untuk meditasi / pengiring senam ringan, lakukan sambil menyentuh atau menggerakkan bagian tubuh tersebut secara perlahan:
Sentuh Bibir: “Lidah Benar…” (Niatkan untuk selalu jujur).
Buka Telapak Tangan: “…Tangan Adil…” (Niatkan hanya mengambil yang hak).
Tegakkan Bahu: “…Pundak Tanggung Jawab.” (Niatkan untuk tegar dan berhenti menyalahkan).
Lakukan berulang dengan napas yang teratur, niscaya membawa ketentraman sejati dalam keseharian Anda. Selamat berlatih!
Salam sehat.
…
Jlitheng

