“Setiap orang itu ingin dilayani. Jika kita ingin sukses, jadilah pelayan mereka!” -Mas Redjo
…
Sederhana! Asalkan kita rendah hati dan konsisten, sukses itu ada dalam genggaman tangan kita.
Melayani dengan hati secara konsisten itu yang saya lakukan untuk meluluhkan hati pelanggan. Meski ditolak berkali-kali, saya tidak menyerah untuk mendatangi calon pelanggan kembali. Sehingga akhirnya saya diberi order dan mereka jadi pelanggan saya.
Dalam berbisnis, saya terinspirasi dan termotivasi oleh petikan Injil, “Jika seseorang ingin jadi yang terdahulu, hendaklah ia jadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya” (Mrk 9: 35).
Bagi saya, ayat itu berdaya ubah luar biasa, tidak sebatas pada diri sendiri, keluarga, teman, dan juga dalam berbisnis.
Semangat pelayanan dengan hati yang konsisten dalam keluarga itu mengubah saya jadi pribadi yang sabar dan murah hati. Sedang anak yang semula bergantung pada orangtua jadi mandiri.
Cara memandirikan anak-anak itu diberi contoh keteladanan yang konsisten. Anak-anak yang berbuat salah itu tidak dimarahi dan dihakimi. Tujuannya agar mereka tidak dihukum oleh penyesalan diri dan stres. Tapi mereka ditunjukkan letak kesalahannya, diingatkan, dan dibimbing ke arah yang baik dan benar.
Begitu pula semangat pelayanan rendah hati, ketika diterapkan pada sesama, baik di lingkungan sekitar dan tempat kerja. Hubungan dengan tetangga dan rekan kerja jadi terjalin akrab dan baik.
Konsistensi melayani dengan hati adalah semangat yang harus dimiliki mereka yang ingin sukses dalam membangun hubungan dengan sesama maupun mitra bisnisnya.
Tetaplah rendah hati, konsisten, dan sukses!
…
Mas Redjo

