Yesus berkata, “Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala” (Luk 12: 35).
Perkembangan zaman yang sangat cepat, menuntut kita untuk senantiasa menyesuaikan diri dengan situasi. Sehingga tanpa disadari, kita jadi sibuk dengan banyak hal dan lebih terfokus pada kebutuhan sehari-hari.
Yesus mengajak kita untuk kembali berjaga-jaga dalam doa dan sabda Tuhan. Jika kita terus-menerus menyibukkan diri hanya dengan urusan duniawi, maka kita akan mudah terhanyut oleh tawaran ataupun tekanan dunia.
Berjaga-jaga berarti kita tetap menjaga pelita hati tetap menyala oleh kasih: kasih kepada Tuhan, sesama, maupun pada diri sendiri. Banyak orang yang sangat membutuhkan uluran kasih kita, yakni keluarga, teman, tetangga dan semua orang di sekitar kita. Apakah kita menaruh perhatian pada kebutuhan mereka? Apakah kita menyempatkan diri untuk hadir bagi mereka atau pun mendoakan mereka?
Mari kita senantiasa menjaga pelita hati kita tetap bernyala dan mewaspadai jangan sampai kebencian, kemarahan, dendam, dan kekecewaan memadamkan api kasih di hati kita.
Sr. Genevie Marie, P. Karm
Selasa, 21 Oktober 2025
Rm 5: 12.15.17-21 Mzm 40: 7-10.17 Luk 12: 35-38
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

