Pernahkah kita mengalami keputusasaan dan kehilangan harapan sama sekali dalam hidup ini?
Keputusasaan dan kehilangan harapan merupakan pengalaman pahit. Kita tentu tidak ingin mengalami hal-hal seperti itu. Jikapun berada dalam situasi seperti itu, kita berharap ada orang yang menolong kita.
Yesus menyampaikan kepada kita, bahwa hanya Dia yang dapat menolong kita dalam situasi seperti itu. Dia adalah Pribadi yang mau datang dengan penuh kasih kepada orang yang mengalami keputusasaan, kesedihan, dan kehilangan harapan. Hati Yesus selalu tergerak oleh belas kasihan terhadap orang-orang yang menderita. Tergerak oleh belas kasihan, la menghidupkan kembali pemuda di Nain yang telah meninggal. Melalui sentuhan kasih-Nya, la memberikan harapan kepada janda yang sedang berdukacita, karena kematian putranya itu.
Bersama Yesus, selalu ada kehidupan dan pengharapan sejati. Maukah kita berserah kepada-Nya saat kita mengalami keputusasaan, kesedihan, dan kehilangan harapan?
“Ya, Yesus, sembuhkan kami dari segala penyakit yang menggerogoti diri ini. Semoga, karena belas kasih-Mu, kami juga boleh mengalami sukacita dalam kehidupan kami sehari-hari. Amin.”
Ziarah Batin

