Red-Joss.com – Rabu, 11.01. 23, jam 19.00 saya dan istri memenuhi undangan sahabat kami satu lingkungan yang pernah sama-sama ditenggelamkan banjir. Acara kemarin adalah Misa “In Loving Memory” ibunya yang setahun lalu dipanggil Tuhan. Saat ibu itu wafat, kami juga hadir dalm Misa ‘Requiem’ beliau.
Dalam misa, Romo bertanya: “Mengapa Anda memilih jadi Katolik, dan pilihan itu tetap sampai sekarang?”
Romonya menjawab yang ditanyakannya: “Sebab hanya Tuhan Yesus yang mengklim ‘Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup.‘ Yang percaya pada-Ku akan hidup selamanya.”
Saya ingin menjawab, tapi tidak jadi, saya tulis saja di sini. “Bagiku Katolik harga mati” sebab apa yang dulu dijanjikan Yesus kepada penjahat yang disalib bersama-Nya. Saya yakin dijanjikan pula untukku ketika kuakhiri perjalanan hidupku didunia ini bersama-Nya.
Kuncinya: kuakhiri hidup ini bersama-Nya.
Maka Yesus akan bersabda: “Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama dengan Aku di dalam Firdaus.”
Bagaimana teman? Tetap Katolik sampai akhir? Jika ‘ya’, marilah berjalan bersamaku untuk menemui-Nya.
Tetap Katolik sampai akhir. Katolik harga mati.
…
Jlitheng

