Simply da Flores
1.
Hidup manusia adalah ziarah tanya
Kelana kreasi menciptakan Tuhan
sebagai jawaban segala tanya
Di antara fakta dan misteri
yang tak pernah selesai terjadi
yang terus dinamis berinkarnasi
2.
Ada yang menciptakan Tuhan
sesuai adat budaya asalnya
yang diwariskan tradisi para pendahulu
Yang diyakini sebagai kebenaran mutlak
3.
Ada yang menciptakan Tuhan
sesuai ajaran agama dan kepercayaan
yang dituliskan orangtua sanak saudara
Dan diyakini tak ada Tuhan di luar kelompoknya
4.
Ada yang menciptakan Tuhan
dengan menggabungkan adat budaya dan agama
Sebagai kreasi adaptasi zaman
agar bisa penuhi kebutuhan
5.
Ada yang menciptakan Tuhan pribadi
meskipun sama namanya dengan komunitasnya
Karena berbeda pengalaman dan kepentingannya
Satu nama tetapi sejuta makna
6.
Ada yang menciptakan Tuhan
sebagai alat perdebatan dan perang
Karena meyakini hanya Tuhannya paling benar
maka semua yang berbeda harus dihancurkan
7.
Ada yang menciptakan Tuhan
sebagai alat bisnis, sarana politik dan kekuatan kekuasaan
Tuhan atas sesama dan Tuan dari segala sumber daya alam
7.
Ada yang menciptakan Tuhan
sebagai pesuruh dan hamba selera
untuk melayani kepuasan raga dan rasa
Tuhan adalah tahta, harta dan seks
Maka segala cara dilakukan dan diyakini benar
8.
Ada yang menjadikan dirinya Tuhan
Penguasa atas semua manusia
dan pemilik seluruh isi alam raya
Apa pun dilakukan demi dirinya dan kelompoknya
Hidup cuma di dunia ini dan sekali untuk dinikmati
9.
Ada yang menciptakan Tuhan
dengan kecanggihan akal pikirannya
Maka ilmu dan teknologi adalah keagungan dirinya
Tuhannya adalah pikirannya
Semua yang tak masuk logika
harus dienyahkan sebagai virus jahat kehidupan
10.
Ada yang menjadikan kepentingan diri sebagai Tuhan
Maka tak peduli dengan adat budaya dan agama kepercayaan
yang dianggap sebagai candu manusia
dan rantai penghalang kebebasan manusia
11.
Ada yang berkreasi menghilangkan segala tradisi tentang Tuhan
dan memilih hidup pragmatis untuk dinikmati
Tuhan sudah mati dan tidak ada
Mereka dicap sebagai atheis
tetapi bangga menikmati hidup
12.
Ada yang menemukan Tuhan di mana-mana
Entah dalam diri dan sesamanya
Entah dalam berbagai unsur ciptaan alam
Entah dalam imajinasi dan hening samadhi
Tuhan itu urusan pribadi
13.
Ada yang mencari Tuhan ke mana-mana
mencoba dari adat budaya ke agama dan kepercayaan
Sambil membandingkan dan terus mencari yang diidamkan
Entah sampai kapan dan di mana
Lalu dijemput ajal dalam tanya
14.
Ada yang menciptakan Tuhan
sebagai pemberani dan penguasa mutlak
Lalu melakukan segala cara
untuk membunuh sesama dan hancurkan berbagai sarana tradisi adat budaya dan agama
Karena dianggap kafir dan kebodohan insani
15.
Para seniman berkreasi tentang Tuhan
Segala karya seni adalah wujud jejak Tuhan
Pelangi harmoni dan pesona keindahan
adalah sosok nyata wajah Tuhan
bagi jiwa raga manusia di dunia
16.
Ada yang memilih Tuhannya adalah ketidaktahuan dan tidak mau tahu
Karena hidup sudah tidak dimintai terlahir
Mengapa harus membebani diri dengan urusan Tuhan
Tuhan itu halusinasi dan utopia manusia
17.
Menelisik aneka ragam kreasi
mengikuti sejarah pengalaman manusia tentang Tuhan
dengan aneka tradisi bahasa, pengalaman dan pilihan
Aku coba beranikan diri bertanya
membuat wawancara dengan Tuhan
Hanya satu pertanyaan ini saja
“Apa dan siapakah Engkau?”
18.
Dengan senyum ramah berwibawa
Tuhan berkenan menjawab:
“Akulah Aku apa adanya
Akulah Pencipta dan Pemilik segalanya
Apa yang sudah, sedang dan akan ada terjadi
dalam seluruh alam semesta ini”
19.
Aku melebur dalam seluruh semesta jagat raya
Aku mengizinkan dialami dan disadari pikiran manusia
Aku memberi bahasa untuk merumuskan pengalaman insani
termasuk pengalaman rohani pribadi
20.
Manusia memang ciptaan istimewa
Tetapi hakikat sejatinya manusia
hanya bagian alam semesta ini
Hadir dalam batas ruang dan waktu
Miliki kemampuan pikiran terbatas pula
Tak akan pernah tahu semua hal
22.
Totalitas pribadi manusia rohani jasmani
Pribadi manusia lebih luas dari pada pengalamannya
Pengalamannya lebih luas dari kemampuan pikirannya
Tidak bisa tahu dan paham semua hal
23
Pikiran menciptakan bahasa
untuk berkomunikasi tentang pengalaman dan diri pribadinya
Bahasa juga dipakai merumuskan pengalaman rohani
termasuk melukiskan apa dan siapa Tuhan
24.
Ingatlah wahai manusia sekalian
Kamu adalah ciptaan terbatas
Pribadimu tetap tanya dan misteri
Alam semesta juga fakta dan misteri
Apalagi tentang Aku – Tuhan
25.
Aku adalah Aku
tak bisa dipenjara pikiran manusia
tak bisa dikurung tradisi adat budaya dan organisasi agama
Tak mampu dikaji tuntas ilmu dan teknologi
Jangan coba mengasinkan samudra dengan garam di tanganmu
Jangan menerangi matahari dengan lilin kecil ciptaanmu
26.
Semua Tuhan kreasi bahasamu
semua pilihan sikap tentang pengalaman rohanimu
Adalah fakta serpihan tanya dari segala tanya
Adalah secercah jawaban dari segala jawaban
27.
Akulah Sang Seniman Agung
segenap isi alam raya ini adalah karya kesenian-Ku
Kalian hanya debu dari bayangan alas telapak kaki-Ku
Kalian hanya sekilas kedipan mata dan gerakan kelingking
dari kreasi abadi tarian-Ku
28.
Ingatlah wahai manusia
Pikiran-Ku, bukanlah pikiranmu
Rencana-Ku, bukanlah rencanamu
Jalan-Ku, bukanlah jalanmu
Sadarilah kodrat dan hakikat jati dirimu
di tengah segenap isi alam semesta
Adakah syukur dan terima kasihmu?
29.
Wahai kalian manusia
Aku adalah gabungan segala yang ada dan semua yang tiada
semua yang diketahui pikiranmu dan segala misteri
Seluruh yang sudah ada dan yang akan ada
Akulah Sang Maha Nama
dan Sang Tanpa Nama
Aku Sang Maha Nyata
sekaligus Sang Maha Misteri
30.
Maka Hai manusia
teruslah berziarah kelana menciptakan Tuhanmu
Apa dan siapakah menurut pilihanmu
Bahkan
jika tidak mau tahu Tuhan
dan menghapus segala yang berkaitan dengan Tuhan
Dirimu sungguh bebas merdeka
untuk berpikir dan memutuskan
Perlukah Tuhan bagi hidupmu?

