Simply da Flores
1.
Mengapa Aku Terlahir
Orangtua pun tak punya jawaban
mengungkap tuntas pertanyaan
yang tidak jarang disampaikan
Termasuk mengapa mereka orangtuaku
dan siapakah diriku ini
akan jadi apa dan bagaimana
Gugatan menyibak rahasia semesta
Saat itu faktanya aku terlahir
melerai subuh menyambut fajar
di kampung udik sunyi sepi
dibantu tangan doa dukun kampung disambut haru sanak keluarga
dengan tradisi adat budaya
Berbeda dengan cerita kelahiran sesama saudara lainnya
Mengapa faktanya aku terlahir
Entah di dusun kampung udik
Entah di rumah sakit modern
Entah di kebun atau jalanan
Mengapa di sana dari orangtua itu
Dan
sekarang sempat bertanya mengapa
bahkan tanpa ada jawaban tuntas
2.
Membaca Tanah Lahirku
Aku coba sadari identitas diriku
Kusebut namaku dan saat lahirku
Kutahu siapa kakak adikku
Kuingat pribadi ibu bapakku
Kukenang kakek nenek yang melahirkan orangtuaku
Masih teringat sanak keluarga dan tetangga
tempat lahir dan tumbuh kembang
Keadaan rumah dan pekarangan
terpatri dalam memori pribadi
Alam lingkungan kampung halaman
selalu terlukis dalam ingatanku
Banyak kisah cerita suka duka
menulis apa dan siapa aku
termasuk alam dan roda waktu
yang titipkan hukumnya dan misteri padaku
Ada yang coba aku bacakan
bahwa jiwa ragaku diwarisi aneka tradisi
Adat budaya leluhur dituliskan
Pikiran dan nilai orangtua dipatrikan
Harapan sanak saudara dititipkan
Suka duka komunitas disematkan
Itulah doa amal terbaik yang bisa diberikan
Tak peduli dinamika dan perubahan
yang nanti jadi kenyataan
dalam ziarah berjuta pengalaman
3.
Menulis Tumpah Darahku
Ada jarak antara harapan dan kenyataan
karena dinamika aneka alasan
Entah pusaran energi roda waktu
Entah keharusan hukum alam semesta
Entah batasan adat budaya
Entah perubahan tuntutan zaman
Entah kehendak rencana Ilahi
Dan
fakta keterbatasan kemampuan pribadi
untuk membuat pilihan keputusan
Menulis tumpah darah itu keharusan
Karena apa pun adanya pribadi
pasti berinteraksi dengan orangtua dan sanak saudara
dengan tempat asal kelahiran
dengan tradisi adat budaya sejarah perjumpaan kodrati alamiah
dari setiap pribadi yang terlahir
Ketika sudah semakin mandiri
ada upaya berkarya dan berkreasi
menulis amal dan bakti kehidupan
Sesuai kemampuan dan profesi
untuk bisa memberi arti
untuk mampu membagi kasih
untuk memaknai hakikat pribadi
Aku terlahir untuk apa dan siapa
menjawab mengapa aku hadir di dunia

