Simply da Flores
1.
Air mata merayu Sang Ajal
seolah-olah bisa menunda kematian
Tangisan lara nestapa menggugat
seolah mampu hentikan takdir kodrati
Sedangkan
senyum tawa bahagia merekah
ketika terlahir bayi yang dinantikan
seakan-akan tak ada hakikat asali
yang dibatasi ruang dan waktu
untuk kehadiran setiap pribadi di dunia
“Kehidupan dan kematian itu
adalah dua sisi dari satu pribadi
ketika dihadirkan Sang Pencipta di dunia
Aku datang, aku ada dan menjadi
Aku pasti akan pulang”
2.
Tak ada yang mampu pastikan
terlahirnya sesorang pribadi di dunia ini
Termasuk kapan dan bagaimana nasib kematiannya
Jika dipahami proses asali diri kita
ketika terbentuk dalam rahim Ibu
seperti nanti mati kembali ke rahim debu tanah
Roh Jiwa mungkin ke udara dan angkasa
Jasad tubuh kembali dalam pelukan bumi
Maka…
lahirlah aneka tradisi ritual tentang kematian kita
dengan masing-masing alasan dan harapannya
serta aneka ekspresi pribadi yang masih hidup
Kehidupan dan kematian itu saudara kembar
3.
Pada jenazah yang terbujur kaku
karena saatnya ajal menjemput kehidupan
Ketika alat pernafasan tidak lagi berdesah
Ketika debar jantung berhenti berdetak
Reaksi pribadi keluarga sahabat kenalan
belum tentu menerima fakta
dengan sekian banyak alasan
Yang mengalir dalam deraian air mata
dengan begitu banyak gugatan damba
yang mengiringi ratap tangisan
Entah meninggal karena sakit penyakit
Entah meninggal karena kecelakaan oleh manusia
Entah karena tertimpa bencana alam
Entah umur bayi, anak, remaja, dewasa atau usia tua
Entah orang miskin sahaja atau kaya raya
Entah pejabat berkuasa atau dianggap penjahat
Entah hilang tanpa jejak atau sangat populer
Yang terlahir hidup pasti alami kematian
4.
Ada jenazah yang dikuburkan dengan kain kafan
Ada yang dimumikan dan disimpan di tempat khusus
Ada yang dihiasi dalam peti jenazah untuk dikuburkan
Ada yang diritualkan lalu dilepas di padang untuk disantap burung pemakan bangkai
Ada yang diritualkan dan disimpan di dalam gua
Ada yang didoakan dan dibakar jenazahnya
lalu abunya dilarung ke sungai atau lautan
Ada juga yang dijadikan bahan penelitian kedokteran
Ada yang tak diketahui karena korban perang
entah di darat atau di samudra luas
Tradisi tata cara memperlakukan jenazah
dibuat sesuai adat budaya dan keyakinan agama
karena doa dan harapan akan kelanjutan kehidupan setelah hadir di dunia ini
5.
Kehidupan begitu diagungkan dan dicintai
sehingga segala cara dan usaha dilakukan
untuk menjamin kebutuhan pribadi
untuk memberi hormat dan kebanggaan harkat martabat
untuk memiliki berbagai kekayaan jasmani dan rohani
untuk meraih aneka keberhasilan dan jabatan
untuk membina relasi dengan sesama saudara
untuk bisa hidup seribu tahun atau abadi lestari
Namun…
kematian sepertinya ditakuti dan dibenci
Kematian dijauhi dan selalu dihindari banyak orang
mungkin karena akan kehilangan dan selesai
Kematian masih jadi misteri abadi
Padahal
kematian adalah sisi kembar dari kehidupan
dalam kehadiran setiap pribadi di dunia
Mengapa tidak adil terhadap kematian
yang jadi bagian asali bersama kehidupan pribadi?

