Simply da Flores
Ketika sanubariku berdialog dengan gulita
Kulihat misteri manusia menyentuh bayangan Sang Maha Misteri
Aku hanya memeluk debu yang terjatuh dari bayangan alas kaki Ilahi
Dalam kepapaan doaku
dengan iman kerdil lusuh dan kotor
Banyak yang tak mampu kukatakan
Tanpa suara Tanpa jarak
Tanpa kata
Penuh misteri bagi nalar
Rangkaian diam doaku
adalah pelukan intim desah ombak gelombang dari samudera
Kalimat dan syair doaku
adalah kerlip senyum sebatang lilin di dalam rahim gulita
Rindu damba doaku
adalah setetes asah air mataku dalam hamparan asin samudera luas
Untaian keluh kesah doaku
hanya sehelai uap dalam tebaran maha luas angkasa
Harapan dan pasrah doaku
hanya serpihan bara api sanubari
dalam jutaan cahaya Sang Maha Surya
Syair doa jiwa ragaku
hanya secercah debu kata
dalam ketakterbatasan Sang Maha Sabda
Dalam kembara damba doaku
ku ingat kalimat Sabda Kasih-Nya
“PikiranKu, bukanlah pikiranmu
Rencana dan kehendakKu
bukanlah rencana dan kehendakmu
Akulah Alfa dan Omega”

