Simply da Flores
1.
Kemarin…
ruang pertemukan aku dan kau jadi kita
Seribu kisah tertulis dalam jiwa raga
Kita sahabat mengejar mimpi-mimpi
Kita hanya anak-anak rindu damba
yang mengemis waktu merenda esok
Agar bisa jadi apa dan siapa
dengan sebakul kisah tradisi
dengan segenggam cita untuk bertemu esok
2.
Aku dan engkau melukis takdir
Ada yang sudah selesai mengembara
Kita masih berkelana menganyam pribadi di mana-mana
Perjalanan jadi apa dan siapa
di tengah sesama saudara
dan di dalam alam jagat semesta
Terus berkelahi dengan diri
untuk membuat pilihan dan keputusan
agar bisa bermanfaat dan bermakna
3.
Kemarin…
Angin memberi sayap-sayap pengalaman
Waktu melukis sosok langkah pribadi kita masing-masing
Kita telah mengembara melintasi aneka ruang
dan terpisah oleh seribu cerita
Pesona pelangi suka duka fakta
telah terpatri menganyam memoar pengalaman pribadi
agar bisa ada dan terus menjadi
Bisa memberi dan melayani
sambil merajut makna dan arti kehidupan
Belajar mewarnai sosok pribadi
melukis mimpi dan imajinasi diri
4.
Pengalaman hari-hari kemarin
telah menulis buku kehidupan kita masing-masing
Aku, engkau, dan kita
terus ada dan menjadi
dikejar tanya meraih jawaban
terus digilas roda waktu siang malam
dalam pelukan mesra energi angin
Hidup adalah sebuah perjuangan abadi
Antara fakta suka duka dan rindu damba
Antara kenyataan dan misteri harapan
Antara aku, engkau, dan kita
5.
Hari ini….
Aku, engkau jadi kita lagi
Sebuah perjumpaan dalam ruang dan waktu
karena kita masih diizinkan bisa bertemu
Aku, engkau,
dan kita yang kemarin
telah mencatat seribu kisah sejuta cerita
Dan
sekarang dipertemukan oleh takdir waktu semesta
untuk menambah satu lagi kisah
Cerita suka cita perjumpaan
Aku, engkau dalam kita
Kita menulis bersama kisah cerita
6.
Hari ini
Antara aku, kau, dan kita
telah bersemi sebuah rindu damba
telah diukir sebuah pelangi makna arti
“Perjumpaan rindu damba
sebagai energi untuk melanjutkan kelana
Perjuangan merajut cahaya pesona pelangi”
Aku catat dalam untaian kata ini
Kutulis cerita rindu damba pribadi
Kucatat kisah harapan dan mimpi
yang sekarang jadi kisah cerita kita
Mungkin pantas disebut puisi dan doaku
7.
Antara
aku, kau, dan kita
Ada misteri mimpi-mimpi pribadi
yang sekarang disibak secercah
yang hari ini membiaskan cahaya makna arti
“Sang Pencipta Maha Agung
Semua sudah sempurna direncakan-Nya
dan
selalu indah pada waktu-Nya
Pikiran kita
bukanlah pikiran dan rancangan-NYA
Rencana kita
bukanlah rencana-Nya
Terpujilah Allah Pencipta Semesta alam”

