Simply da Flores
1.
Kepadamu Ibu Bumi
Salam hormat dan terima kasihku
atas segala anugerahmu
bersama Bapa Angkasa
bagi diriku dan semua makhluk
Tak ada manusia yang bisa hidup
tanpa peran jasamu
Syukur atas segala anugerah ajaib luar biasa
Bukti kasih tak terbatas
Fakta cinta tak bertepi
Begitu istimewa nama Ibu Bumi – Bapa Angkasa
karena menyatu dengan kehadiran jiwa raga kami
Sekaligus jadi lambang makna penuh misteri
karena melampaui Bumi dan Angkasa raya
yang tidak akan pernah terselami akal budi kami manusia
Terpujilah keagungan dan keajaiban-Mu
2.
Kepadamu Bapa Angkasa
sujud hormat dan syukurku
atas segala anugerah dan keajaibanmu
bersama Ibu Bumi
Yang memungkinkan kami manusia hidup
serta segala peran jasa isi alam semesta
Semuanya begitu nyata dan luar biasa
tak pernah akan tuntas kami daraskan
Apalagi untuk mampu memahami dengan kecilnya kemampuan pikiran kami
Sedemikian agung dan menggentarkan
Demikian ajaib dan mengagumkan
3.
Kepadamu Ibu Bumi – Bapa Angkasa
Syukur atas ajaran para leluhur
dan kesaksian pengalaman mereka
yang diwariskan dalam doa ritual
dan untaian syair adat sakral
yang tersebar di setiap komunitas suku budaya
Bukan saja di Nusantara ini
tetapi di seluruh dunia
Dari sebutan Ibu dan Bapa
kehadiranmu sedemikian dekat menyatu dalam jiwa raga kami
Namun sekaligus begitu agung dan ajaib
melebihi kemampuan kami memahami
serta tak ada bahasa yang mampu mengatakannya
Terpujilah segala anugerah keagungan-Mu
4.
Kepadamu Ibu Bumi – Bapa Angkasa
sujud mohon maaf dan ampunanmu
atas segala salah dan kesombonganku
yang jarang menyadari untuk berterima kasih
Atas kelalaianku bersujud syukur
karena kebutaan nalar dan nurani jiwaku
Setiap detik kehidupan pribadiku
Engkau hadir tanpa henti dengan kasihmu
dalam desah nafas dan desir darah
Engkau ada tanpa jeda dengan cintamu
dalam seluruh jalan kehidupanku
Maha nyata dan sekaligus maha ajaib
Mohon ampunmu bagi kelalaian dan dosaku
juga bagi kami semua manusia
5.
Kepadamu Ibu Bumi – Bapa Angkasa
terima kasih dan syukur atas hukum Ilahimu
serta hukum alam dan hukum asasi universal kemanusiaan
Dari tradisi adat budaya, ilmu pengetahuan dan ajaran agama
kami diberi tahu dan selalu diingatkan
Namun,
Mengapa kebanyakan kami manusia
sering lupa bersujud syukur kepadamu
apakah engkau memang membiarkan kami berdosa dan berbuat jahat
Apakah Ibu – Bapa bangga dan bahagia
melihat kami anak manusia jahat, miskin merana dan saling membunuh
Mengapa terus terjadi penindasan dan ketidakadilan
hingga zaman milenial ini
Tuntunlah kami dengan sinar cahayamu
agar harmoni damai tercipta
Bimbing kami dengan hukum. Ilahimu
agar kasih sayang persaudaraan bersemi
dalam derap kehidupan di bumi ciptaanmu
Terpujilah keagungan maha misterimu

