Simply da Flores
1.
Kucing-kucing kampung dan hutan
masih dipandu irama hukum alam
Ada yang dipelihara di keluarga
sebagai binatang kesayangan
dan juga untuk mengusir para tikus
agar tidak bersarang di rumah
dan mengganggu lumbung keluarga
Sedangkan kucing-kucing liar di hutan
masih ditakuti para tikus
yang selalu waspada agar tidak dimangsa
Kucing biasa memangsa tikus
dalam rantai makanan alamiah
2.
Kucing-kucing metropolitan ternyata disulap budaya modern
Para kucing justru takut pada tikus
bahkan sering dikejar untuk dimangsa tikus
Kucing liar biasa diberi makan orang-orang
entah karena peduli atau alasan lain
Kucing peliharaan aneka jenis
dimanja dengan selera individualis pemiliknya
Peradaban zaman mengganti hukum alam
Para tikus ditakuti kucing
Manusia tunduk pada kucingnya
3.
Kucing-kucing kesayangan
dipelihara dan dimanja pemiliknya
Jenisnya pun bermacam ragam
diperlakukan istimewa oleh pencintanya
Entah hanya karena hobi
Entah memang penyayang binatang
Entah ada latar budaya khusus
Entah sebagai sahabat dan pembawa hoki
Kucing jadi fakta anomali hidup pemiliknya
karena menghindar dan terasing dari sesama
4.
Kucing-kucing digital,
ternyata berteman dengan binatang apa saja
karena diciptakan penggemarnya
Ada yang koleksi foto kucing
Ada yang membuat lukisan kucing
Ada yang berkreasi kartun kucing
Berbagai inovasi iptek digital
dan kisah cerita kucing
yang bisa dihasilkan dengan sarana iptek
sesuai kepentingan para kreatornya
Ada apa dengan kucing-kucing?
5.
Topeng-topeng kucing
ternyata dihasilkan dalam berbagai budaya
Ada yang sekadar karya seni
Ada yang hanya untuk hiasan
Ada yang jadi sarana pertunjukkan
Bahkan bahan topeng kucing pun bervariasi
Ada yang dari kayu
Ada yang dari tanah dan batu
Ada yang dari logam
Ada pula yang dari plastik
Ada apa manusia dengan kucing?

