Simply da Flores
1.
Rakyat dan mahasiswa berdemo di berbagai kantor pemerintah
Entah di desa dan Kabupaten
Entah di Propinsi dan Tingkat Pusat
Ada aneka ragam tuntutan penderitaan
Tentang kasus korupsi pejabat publik
Tentang eksploitasi sumber daya alam
Tentang hak atas tanah, adat budaya dan nasib yang tergusur atas nama pembangunan
Tentang PHK dan kesempatan kerja
Tentang upah buruh dan aneka aturan yang membelenggu
Dan masih banyak rintihan penderitaan rakyat
Suara penderitaan rakyat bergema bergelombang
menuntut keadilan dan kesejahteraan
Karena cita-cita kemerdekaan bangsa
tidak sesuai dengan fakta yang dialami saat ini
Karena hukum dan sumpah jabatan
dikalahkan budaya korupsi yang menggurita
Karena beban penderitaan rakyat semakin membelenggu
Entah mengapa dan sampai kapan
Apakah ini dinamika demokrasi
ataukah sebuah sandiwara politik untuk menghancurkan NKRI?
2.
Para wakil rakyat yang dipilih rakyat
Entah di tingkat Kabupaten dan Kota
Entah di tingkat Propinsi dan Pusat
berbagai ragam suara dan sikapnya
Berbeda pada saat berkampanye dan meminta suara kepada rakyat
dengan saat rakyat mengaduh memohon diperhatikan hak dan nasib kesejahteraannya
Ada yang diam membisu menghindar
Ada yang mau bertemu dan berjanji menampung keluh kesah rakyat
Ada yang berkomentar di sosial media
Ada yang masa bodoh dengan berdalih aturan serta mekanisme
Mungkin inilah sandiwara politik
Wakil rakyat lebih takut parpol
karena mereka dicalonkan oleh parpol
karena mereka bisa di recall oleh parpol
Mungkin mereka lebih taat kepada cukong pemberi modal kampanye
Rakyat pemberi suara sering mengemis untuk bisa bertemu Wakil Rakyat yang terhormat
yang seharusnya melayani rakyat
Rakyat merana dalam tanya dan lara
3.
Ketika marak demonstrasi berlangsung
selalu hadir para pedagang asongan
agar mendapat rezeki kagetan di sana
Biasa berbondong para pemulung
melerai pendemo memungut aneka sampah
karena diburu desakan lapar keluarga
Siang dan malam tak peduli waktu
Hujan dan panas tak kenal lelah
Tantangan kesulitan rela diterjang
Hidup hari ini harus dibela
Para pemulung dan pedagang asongan
berdemo dengan keringat nasib
berorasi dengan lara derita
Terus lantang bersuara tanpa kata
karena lapar haus tak bisa ditunda
Para pendemo biasa kenal dan bersahabat
Tak tahu kalau para Wakil Rakyat
masih sempat ada yang mengenal
yang pernah meminta suara mereka
dan sekarang menjabat atas nama rakyat
dengan gaji dan fasilitas istimewa
“Para Dewan yang terhormat”
4.
Ada demonstrasi untuk membubarkan DPR
katanya tidak dijalankan maksimal fungsinya
sehingga nasib rakyat terus menderita
Apakah itulah solusi terbaiknya
Rakyat dan mahasiswa bersatu bersuara
Kantor DPRD – DPR diserbu dan didemo
Ada berbagai tanggapan atas demonstrasi
dengan aneka ragam pendapat
Ada pihak yang membela Wakil Rakyat
Ada pihak yang membela rakyat dan mahasiswa
Ada yang menawarkan perlunya dialog sesuai aturan yang berlaku
Ada yang menuding ini ada provokasi
Ada yang menyebut sebagai sandiwara politik
Banyak rakyat diam, bingung dan
Presiden turun menemui para pendemo
Media memberitakan sesuai versi dan kepentingannya
Bahkan ada juga berita provokatif dan hoaks
Mungkin ada pihak yang mau menghancurkan NKRI
entah apa alasan dan kepentingannya
Setelah merayakan HUT 80 Proklamasi
ternyata NKRI tidak sedang baik-baik saja
Dan
semua masyarakat berharap segera ada solusi bijaksana
demi kebaikan bangsa kita semua

