Simply da Flores
1.
Sudah cukup banyak kisah cerita manusia
tercatat dalam sejarah peradaban
Siapakah dan apakah manusia itu
Ada kapling batas nama adat budaya
Ada batas sesuai asal usul
Ada sekat menurut keyakinan dan agama
Ada identitas berdasarkan wilayah tempat tinggal
Ada kartu menurut bangsa negara
Ada juga pengelompokan sesuai profesi
Ada lagi menurut status sosial ekonomi
Dan
masih banyak label dan sekat ruang
Kita manusia berjuang mengenal diri pribadi
mencoba menemukan siapa dan apa diri kita
Berusaha menjawab pertanyaan hakiki pribadi
Mencari informasi dan ilmu pengetahuan tentang isi alam jagat
Hening samadhi berdoa menyingkap makna pengalaman religius
Bergulat membuka tabir rahasia kehidupan dan realitas pengalaman
“Siapa dan apakah aku ini
Mengapa ada dan terlahir ke bumi
Dari manakah dan nanti kembali ke mana setelah hidup?”
2.
Bertanya kepada siang dan malam
yang selalu menyertai setiap langkah ziarahku
Entah saat aku tertidur lelap
Entah saat berjaga dan berkelana
Entah pagi siang dan senja
Entah malam atau subuh
Mereka hanya tertegun dan lama menjawab
karena mereka pun terus ada dan terjadi
bukan untuk menjelaskan mengapa mereka demikian
Dan
coba aku simpulkan sendiri
“Aku ini anak siang dan malam
Semua manusia putra-putri waktu
Lahir, hidup, dan mati dalam waktu
Semua orang ada batas usia
Dan
di hadapan kematian sebagai batas usia
entah apa pun sebab kematian itu
Sering ada gugatan mendasar
Hari ini dia, mungkin besok aku
Kematian pasti datang menjemputku”
3.
Mengingat kisah kakek dan cerita nenekku
Menurut adat budaya leluhur
Kita manusia ini berinkarnasi dari alam raya
Ada yang dari batu, air, tanah, dan unsur langit
Ada yang dari aneka tumbuhan
Ada yang berasal dari binatang
Ada yang campuran semua unsur alam
Ada pula yang diturunkan dari alam ghaib
Ada yang menjelma dari para dewa-dewi
Maka
tersebarlah aneka suku adat budaya
dengan berbagai tradisi, hukum dan ritual kepercayaannya
“Manusia ada asal-usulnya
Semua nyata dan sekaligus misteri
Banyak kisah cerita tanpa tulisan
Ada juga dengan tradisi tulisannya
Dari manakah aku ini
Akan ke manakah setelah hidup di dunia”
4.
Ketika belajar di sekolah
dijelaskan banyak teori tentang terjadinya alam semesta
Semua berdasarkan upaya akal budi
dan berbagai sumber pengetahuan yang tersedia
Tetapi tidak tuntas memberikan jawaban hakiki
karena itu adalah dugaan terbaik sesuai disiplin ilmu yang dimiliki para cendekiawan
Entah disiplin ilmu sejarah suku bangsa
Entah kajian ilmu arkeologi dan antropologi
Entah teori ilmu alam dan budaya
Entah teori ilmu fisika dan kimia
Entah ilmu filsafat dan theologi
“Manusia adalah fakta dan misteri”
Sedangkan dari ajaran agama
“Awalnya manusia adalah ciptaan Sang Ilahi
dari debu tanah dan hembusan nafas misteri-Nya”
Manusia dengan pikiran dan kesadarannya
ingin tahu segala sesuatu tetapi kemampuannya tetap terbatas
Ada pengalaman nyata tentang misteri dalam diri
ada misteri dalam alam jagat raya
ada misteri tentang Sang Maha Misteri
5.
Aku, engkau, dan kita semua
terus penasaran menyingkap hakikat diri pribadi
meskipun terus tak puas dan tak tuntas
Ada paradoks fakta dalam pengalaman
Pikiran ingin tahu semua tetapi kemampuannya terbatas
Semua realitas ada yang bisa diketahui, tetapi sangat banyak tak diketahui
Kita manusia lahir dan hidup dalam ruang dan waktu
meskipun bisa bermimpi dan berimajinasi
Maka…
aku sebutkan bahwa kita manusia adalah “Anak-anak Angin”
Kita dibawa angin ke mana-mana
tetapi akhirnya mengembara kembali kepada angin dan waktu
Kita bisa lahir hidup, karena bernafas
Kita mati pun dalam dinamika perubahan udara
Kita kembali menjelma jadi debu tanah pun, karena udara
Segala sejarah peradaban manusia
terjadi karena hembusan nafas Ilahi

