Simply da Flores
Bila masih mungkin
Kuingin koma jadi titik
Kumau sampai di sini bersajak
Kupikir sudah usai hujan rintik
Aku lelah berkelana di sengatan terik
Aku galau mengembara di samudra sajak
Ternyata masih ada dan terjadi
Angin berhembus sambung nafasku
Tanah setia mengendong langkahku
Darah mendesir aliri sungai ragaku
Jantung berdetak mengejar waktu
Pikiran menenun makna merajut kalbu
Dan
Aku masih di sini
Aku ada, bisa menulis dan terjadi
Aku menerima dan memberi
Aku alami suka duka insani
Aku terima berkah Ilahi
Aku lihat bintang bulan mentari
Aku dipeluk gelap gulita hari-hari
Aku rindu damba terpesona
Aku resah gentar tak berdaya
Aku masih anak manusia
Aku masih hidup di dunia
Aku masih di tengah sesama
Aku bagian alam semesta
Aku dambakan jawaban aneka tanya
Ternyata masih ada dan terjadi
Jemari merangkai kata damba
dari aliran sungai makna semesta
dari mata air hening alam raya
dari rahim Sang Maha Kata
Dan
Jadilah kolam tanya rindu damba
dalam ziarah kelana manusia
Aku masih jadi dan ada
dalam ruang dan waktu semesta
Menyapa sukma sesama saudara
dalam kata bait sajak sahaja
Tentang aku, kau dan kita,
Tentang doa, cinta dan cita
Tentang misteri dan semua fakta
Manusia dalam irama jagat raya
dinamika kreasi misteri Sang Pencipta

