Simply da Flores
I.
Ibu Bumi – Bapa Langit
Leluhur mewariskan dalam tradisi
Pengalaman sakral makna hakiki
aneka peristiwa dan refleksi
termasuk menjawab pertanyaan asal diri
“Dari mana aku datang ke bumi
Ke mana aku pulang setelah mati
Bagaimana harus menjalani kehidupan ini
Mengapa harus hadir sebagai pribadi insani
Siapakah dan apakah aku ini
Siapakah saudara dan saudariku
Siapa Ibu dan Bapaku?
Tradisi adat budaya menjawab
dalam bahasa dan ritual sakral
“Ibu kita adalah Bumi Pertiwi
Bapa kita adalah Angkasa Langit
Seluruh isi alam adalah saudara-saudari
Kita adalah jawaban abadi dan tanya hakiki
Kita datang dari tanya
Kita pulang kepada tanya
Syukuri dan jalani hidup tanpa tanya
Kehidupan ini adalah fakta dan misteri
Alami saja dalam dinamika perubahan
dan jadikan semuanya sebagai jawaban”
2.
Tercipta dari Debu Tanah
Buku suci menulis kisah
cerita pengalaman relasi insani Ilahi
Menemukan jawaban tanya mentari
yang selalu terbit tak menilai dan mengadili
Meraih penjelasan kelana angin
yang setia layani desah nafas
Menyibak ketabahan Ibu Pertiwi
menggendong dan menerima semua jejak telapak
Dari manakah insan awalnya tercipta
Apa dan siapakah asal usul manusia
“Pada mulanya hadir manusia pertama
dibentuk energi sakti Sang Maha Kata
Debu tanah dijelmakan jadi raga
dihembuskan angin oleh mantra Ilahi
hadirlah sosok lelaki pertama
Lalu dicabut dari tulang rusuknya
dibentuk sosok raga mempelainya
dengan debu tanah dan kekuatan angin
jadilah sosok perempuan pertama
agar mereka berdua berpasangan
Maka manusia terus berinkarnasi lestari
memenuhi seluruh muka bumi ini”
3.
Saudari Bulan – Saudara Matahari
Nafas tanya berkelana melukis peradaban rindu insani mencari hakikat diri
Ruang tak bisa batasi rindu
dan waktu tak mampu menahan damba
rindu damba manusia meraih bahagia
gelora sanubari jiwa menggapai makna sempurna
Bagaimana semestinya hidup dijalani
Apakah manfaat harta kekayaan
Di manakan damai sejati bisa dimiliki
Mengapa raga terbelenggu dalam alam dunia fana
Ada pemuda putra keluarga kaya raya
Berontak melawan fakta sejarahnya
agar menemukan jawaban tanya jiwa raganya
Fransiskus Asisi temukan jawaban makna
Ke luar dari cengkraman harta benda
dengan jalani hidup miskin papa
dengan berziarah di tengah alam raya
meraih jawaban makna sempurna
“Isi alam raya adalah saudari dan saudara
Jiwa ragaku harus menjalin cinta setia
Wahai saudari bulan dan saudara matahari
segala yang ada di bumi dan alam ini
Fakta kehadiran Sang Ilahi
jawaban sempurna hakikat pribadi”
4.
Memaku Bumi dan Mengoyak Tanah
Anak-anak peradaban haus dan lapar
tak bisa makan pikirannya
tak mungkin minum seleranya
Demi puaskan dahaga
mereka berkelahi dan berperang
Demi kenyangkan lapar
mereka saling membunuh
Karena sumber daya alam terbatas
untuk populasi yang beranak pinak
entah nanti berhijrah ke planet mars atau mahahari
dengan kreasi nalar dan kecanggihan teknologi
Manusia harus menguasai dan mengeksplorasi alam raya ini
hidup hanya sekali dan tak ada Yang Ilahi
Demi tegaknya gedung pencakar langit
tanah dipaku dan bumi ditikam beton
Demi mengumpulkan harta kekayaan
hutan dibabat tanah dikoyak
aneka tambang menguras isi perut bumi
Demi ciptakan pemukiman dan sarana publik modern dan kota milenial
laut diurug dan wajah bumi dipaku aneka konstruksi
Tak peduli kerusakan alam lingkungan
Masa bodoh dengan pemanasan global dan polusi
Sampah plastik dan pencemaran air dengan limbah industri terus terjadi
Sejuta alasan dan argumentasi terjadi
manusia proklamasikan keperkasaan diri
“Aku penguasa alam semesta
semua bisa aku lakukan demi meraih selera”

