Simply da Flores
1.
Bunyi itu menyibak sunyi
beterbangan bersama angin sepoi
Tanda itu mengungkap makna
terlukis di raga, batu, daun dan kayu
Simbol biasa menggoreskan pesan
pada mata yang melihat
dengan kaca mata tradisi
Bunyi, tanda dan simbol
Lahir dan berlari bersama waktu
bersemi dalam dinamika kreasi insani
Termasuk berkomunikasi dengan literasi
2.
Aku terlahir dalam bunyi
Engkau datang dalam tanda
Dia hadir membawa simbol
Kita fakta yang ada dan menjadi
terlukis dengan pesona tradisi
silih berganti hadir berinkarnasi
Waktu seakan bisa ditahan dengan angka
Ruang seolah-olah mampu disekat dengan kata
Bahasa terlahir dan jadi angin
agar nafas berdesah dan darah berdesir
Kita tercipta dalam bahasa untuk berada dan menjadi
3.
Ketika energi jiwa raga bergelora
untuk berada dan menjadi
Desah nafas bisa menggores arti
Gerakan anggota tubuh bisa nyatakan maksud
Bunyi suara mulut bisa sampaikan pesan
Ada bahasa dalam suara
Ada bahasa dalam tubuh
Ada bahasa dalam tanda dan simbol
Agar sesama bisa menangkap informasi
dan terjalinlah irama komunikasi
Suka duka dan aneka kebutuhan
sering dinyatakan dalam bahasa
Mungkin kita berpikir pun dengan warisan bahasa
4.
Ada aneka tradisi bahasa lisan
yang tercipta dalam derap sejarah
yang digunakan dalam setiap kelompok
yang jadi tradisi adat budaya
Dinamika peradaban lahirkan aneka cara berkomunikasi
Hadirlah bahasa lisan dan tulisan
juga bermacam sarana komunikasi
termasuk karya tulisan di tanah liat, batu, kayu, kulit, lontar dan lempengan logam
Ketika ada kreasi iptek digital
hadir juga layar maya dan aneka sarana yang canggih
5.
Literasi mengikuti derap kreasi
Kita membutuhkan komunikasi dan informasi
Kita hasilkan bunyi, tanda dan simbol
Kita ciptakan aneka sarana pendukung
Kita nyatakan arti, pesan dan makna
dalam aneka cara dan sarana
Kita tercipta dari bahasa dan menciptakan bahasa
Kita terus membaca dan menulis
Tentang apa yang kita butuhkan
Tentang apa yang kita alami
Tentang siapa diri kita
dan kepada siapa kita berkomunikasi

