Simply da Flores
1.
Jemari bergerak lincah menari
diiringi irama detak jantung
dan tabuhan desah nafas
serta melodi nada nalar
Halaman panggung hati sanubari
seperti tempat latihan terakhir
Sedangkan ruangan intuisi rasa sebagai tempat mendandani
makna yang ingin dipentaskan diri pribadi
“Aku mau jadi apa dan siapa”
2.
Jemari tangan tampil bergoyang di ruang privat
mereka menari di ajang relasi personal
juga hadir dalam perjumpaan publik
Jemari tangan berkreasi dalam aneka karya
dalam perjumpaan dengan sesama dan alam lingkungan
demi meraih kebutuhan sang pemilik
untuk jadi apa dan siapa
dalam sejarah ziarah kelana
3.
Ada yang pernah menuliskan
“Sang Hyang Pencipta semesta
adalah Sang Seniman Ilahi dan Penari Agung
Sedangkan seluruh isi alam semesta
adalah gesit gemulai pesona tarian-Nya
Energi kreasi-Nya bergerak lestari abadi
Sungguh indah mempesona dan sedemikian dasyat mengagumkan”
Mungkin tarian jemari setiap pribadi insani
adalah percikan gerak tari Sang Penari Ilahi
yang terus terjadi silih berganti
dalam dinamika ruang dan waktu
4.
Dari bunyi desah nafas dan suara
kita mendengar kata bahasa manusia
Dari gerakan tarian jemari tangan
Kita melihat pesan makna dalam karya
Kita membaca arti bahasa dalam tulisan dan aneka simbol
Kita memiliki aneka sarana penunjang kebutuhan hidup
Kita mengabadikan budaya dan peradaban lintas generasi
Kita mengada dan menjadi
5.
Gerakan tari jemari tangan kita
dalam merawat seluruh jiwa raga
dalam relasi dengan sesama
dalam mengolah alam lingkungan
Sepertinya menyatukan segenap anggota pribadi manusia
untuk mementaskan sosok jati diri pemiliknya
“Aku ini apa dan siapa
terpatri dalam tarian jemari tanganku
Yang melukis garis nasib hidupku”

