Simply da Flores
1.
Kita adalah putra-putri cahaya
yang terlempar dalam gulita fakta
yang dikirim membawa kabar berita
di tengah dunia tanpa warna
agar bisa memiliki makna
Dan
pada mulanya hadir jiwa raga
kita melihat dengan mata jiwa
Semua yang terjadi di dunia pertama
hadir dalam rahim Mama
disiapkan oleh Sang Maha Cinta
2.
Kata mempertemukan jiwa raga
dalam rencana Sang Maha Cahaya
lalu menjelma dalam rahim Mama
Kita bisa memandang dengan mata nurani
merekam suka duka kehidupan ini
bertumbuh kembang jadi pribadi
Tidak ada yang pernah meminta
untuk terlahir datang ke dunia
kapan waktunya dan di mana
3.
Mata nalar perlahan ada dan menjadi
menyaksikan cahaya dalam jiwa dan nurani
Ikut membentuk retina mata rasa
dalam diam penuh pesona
Dan
energi sakral dari cahaya
menuntun jiwa, nurani, nalar dan rasa
mendampingi tumbuhnya mata raga
Menanti saatnya lahir tiba
meninggalkan dunia yang pertama
datang hidup di dunia kedua
terlahir untuk membawa cahaya cinta
4.
Setiap anak manusia
terlahir ke dunia membawa cahaya
yang sudah dilihat empat mata pribadi
Ruang dan waktu dunia kedua
akan perlahan dilihat mata raga
meskipun ada yang cacat lahirnya
Maka
sejatinya setiap pribadi ada lima mata
Ada mata sanubari jiwa
Ada mata hati nurani
Ada mata nalar pikiran
Ada mata rasa emosi
Ada mata raga jasmani
Semuanya untuk pancarkan cahaya cinta
pada gulita warna alam semesta
5.
Hidup adalah kelana membawa cahaya cinta
Hanya manusia bisa memberi makna
dengan jiwa raga pribadi
dengan kesatuan jasmani rohani
dengan lima mata anugerah Ilahi
Sedangkan
seluruh isi alam semesta ini
hanya ada dan terus terjadi
Untuk jadi ruang kelana insani
membagi cahaya dari Rencana Ilahi
Dia Sang Maha Cinta Misteri
Dia Sang Maha Cahaya abadi

