1.
Dinamika kreasi semesta bergemuruh
dalam roda waktu berputar
Penuh misteri bagi akal pikiran
tak pernah tuntas dikaji tersingkap
Mengapa manusia terus terlahir
tidak meminta dan mengusulkan
Untuk apa hidup dan berkelana
Mengapa harus mati dan sirna
Zaman berjibaku merumuskan jawaban
Peradaban berkreasi menentukan kepastian
dalam kata bahasa kisah cerita
Beraneka ragam berbeda-beda
dalam fakta keterbatasan dan keterpaksaan
Warna-warni peradaban silih berganti
Hingga kini bagi generasi digital milenial
Entah jadi apa dan siapa?
2.
Anak generasi datang dengan beban warisan
aneka tradisi orangtua leluhurnya
Fakta zaman membentangkan pilihan
untuk jadi apa dan siapa
Rindu damba pribadi berimajinasi
tentang hari ini dan esok nanti
Mungkin membangun istana angin
Mungkin menenun cinta di angkasa
Mungkin bersawah ladang di planet
Mungkin berpesta di dalam samudra
Ataukah temukan Surga di alam maya
Setiap generasi pewaris zaman
jiwa raganya terkoyak berkeping-keping
rindu dambanya jadi serpihan
Entah semesta memang membiarkannya
atau bahkan sungguh menghendakinya
3.
Anak-anak pewaris generasi
adalah medan pertempuran kepentingan
Orangtua menitipkan warisan tradisi
sekaligus harapan dan selera mereka
Lingkungan sosial budaya menulis pikirannya
dengan aneka tuntutan zaman
Alam semesta melukis kodrat asalnya
Dan
mereka sendiri menciptakan mimpi-mimpi
pada ketakutan dan kebodohan diri
pada belenggu dan keterasingan pribadi
pada tanya, fakta dan misteri
pada narkoba, pemberontakan dan perang
“Aku ini apa dan siapa
Mengapa harus terlahir dan ada
Ke manakah ziarah kami meraih masa depan
Ataukah ini pertanyaan tanpa jawaban”
4.
Generasi milenial bernafas digital
Algoritma dan kecanggihan iptek memandu langkahnya
Mereka berselancar di dunia maya
meskipun telapak kaki menginjak debu tanah
biarpun pernafasannya masih menghirup udara
walaupun mutlak tergantung pada alam lingkungan
Namun…
mereka temukan jawaban pribadi
pada kreasi dan inovasi digital
yang menjelaskan fakta dan menyibak misteri
Mereka bertanya tentang kesesuaian kata dan fakta
Banyak warisan luhur tradisi digugat
Ajaran adat budaya dan agama dipertanyakan
Hasil ilmu pengetahuan dan logika diandalkan
Selera dan kepuasan nafsu diagungkan
Entah ini salah para orangtua
Entah ini dinamika zaman
Entah ini takdir alam semesta
Entah ini pertanyaan abadi
Ataukah ini misteri Kehendak Sang Ilahi?

