1.
Semesta lahirkan putra-putri Surga
menyebar ke delapan penjuru bumi
terbang berkelana ke angkasa raya
berenang melintasi tujuh samudra
berziarah ke alam gaib sembilan lapis
Semua menghadirkan pesona Surgaloka
menari tak henti di hadapan mentari
Tetapi…
peradaban insan menulis dalam pikiran
aneka kisah cerita Surga dan Neraka
karena yakin bahasa bisa merangkul fakta
dan kata-kata mampu penjarakan misteri
Misteri diri semua manusia
Misteri alam jagat raya
Misteri dari Sang Maha Misteri
2.
Sudah ada seribu kisah tentang Surga
yang terbang bersama sayap angin zaman
Sejuta cerita tentang Neraka
juga berserakan di tradisi adat budaya
Ada yang berapi-api kisahkan Surga
meskipun tak pernah pergi ke sana
Ada yang penuh keyakinan ceritakan Neraka
walaupun tidak pernah mengalami
Sedangkan mereka yang pernah mengalami Surga dan Neraka
diam berziarah penuh khidmat
Karena mengatakan fakta tetapi tidak dipercaya
Jadi, apa itu Surga dan Neraka
di mana tempatnya Surga dan Neraka?
3.
Anak-anak pewaris generasi
menelisik makna Surga dan Neraka
mencari dalam info sosial media
Mereka coba membandingkan aneka kisah cerita
lalu mengabaikannya karena tidak menarik
Ada yang menyebut khayalan dan takhyul
Ada yang mencap dongeng dan tradisi kuno
Ada yang menggugat tidak ilmiah
Ada yang merasakan sebagai racun dan candu
“Jika sudah tahu jalan ke Surga
dan di sana lebih bahagia damai sejahtera
Mengapa masih berkhotbah dan bertahan di bumi yang galau ini?”
4.
Dinamika waktu menertawai peradaban
Misteri semesta mencibir kebodohan insan
Mengapa manusia hanya sombongkan akal pikirannya
Mengapa kerakusan membutakan kesadaran nurani dan sanubari
Mengapa manusia mengingkari hakikat diri pribadinya
Dan
rumusan Sang Pencipta semesta dijadikan jualan
bahkan ada yang membela Sang Ilahi
karena yakin dirinya paling berkuasa
bisa ciptakan Surga dan Neraka bagi sesama
dan kebenaran hanya milik pribadi dan kelompoknya
Debu tanah setia menggendong raga manusia
Angin bersahaja melayani nafas semua
Sang Ajal mencatat saatnya mencabut nyawa
Entah nanti ke Surga dan Neraka
Bukan menurut selera nafsu manusia

