1.
Aku coba menelusuri halaman almanak
Catatan harian laskar semut
yang ditulis dalam diam misteri
Dengan bisikan cinta saat berciuman
setiap kali ada perjumpaan
Bukan dengan gadget untuk sosmed
atau dengan komputer untuk kreasi digital
Mereka berkelana di mana-mana
entah di dalam gelap bawah tanah
entah di pondok reot dan gedung bertingkat
entah di dalam kendaraan hingga kapal laut dan pesawat udara
entah di tempat sampah dan istana megah
entah di lokasi bangkai maupun pesta mewah
entah di antara pengemis dan gelandangan hingga pejabat dan orang kaya
2.
Catatan laskar semut istimewa
Bukan opini, refleksi atau dugaan
Bukan hipotesis dan teori atau dugaan
Bukan juga imajinasi, mimpi dan janji palsu
tetapi kisah cerita kenyataan
rekaman peristiwa apa adanya
Apa yang mereka lihat sendiri
Apa yang mereka dengarkan langsung
Apa yang sungguh ada dialami sendiri terjadi
Karya literasi sebagai kesaksian
Entah nanti dibaca oleh sesama binatang
Entah nanti disimak oleh manusia
Tetapi mereka yakin diakui bumi tanah
dan sungguh dilihat langit angkasa
3.
Menelusuri kreasi literasi laskar semut
Ada tanya yang sering mengusik
Apa teknologi yang digunakan untuk mengejar peristiwa
Bagaimana sistem transportasi yang dikembangkan
sehingga bisa menjangkau kemanapun
Mungkinkah ada teknologi digital untuk mendeteksi peristiwa
Faktanya laskar semut ada di mana-mana
dan hadirnya selalu penuh misteri
meskipun sering dihindari dan dibasmi manusia
Laskar semut bisa kalahkan gajah dan singa
Ada gula ada semut
Ada makanan juga ada semut
Ada bangkai pasti ada semut
Ada peristiwa suka duka ada semut
Dinamika daur hidup manusia diikuti laskar semut
Entah untuk mengais remah-remah
Entah untuk jadi saksi peristiwa
Entah sebagai pegiat literasi
4.
Menelisik karya literasi laskar semut
sungguh mengagumkan dan penuh tanya
Siapakah pemimpin yang mengatur mereka
Adakah sebuah sistem manajemen berkarya
Untuk apa dan siapa karya literasi mereka
Dan
mengapa laskar semut berliterasi
dalam dinamika alam semesta ini
Hanya laskar semu yang punya jawaban pasti
Aku hanya coba menduga dalam penasaran
duduk tersenyum di tepi kolam imajinasi
Bahkan sempat bisikkan sepotong doa
“Tuhan, jadikan aku seperti laskar semut
untuk berliterasi tentang kebenaran obyektif dan hakiki
untuk menyingkap kenyataan manipulasi serta aneka kejahatan yang menindas kemanusian dan mengotori harkat martabat”
5.
Kagum pada literasi laskar semut
aku terus berimajinasi dan berefleksi
Seandainya aku jadi semut
mungkin bisa saksikan banyak peristiwa tersembunyi
yang menyimpan kebenaran obyektif
dari perilaku pemain sinetron kehidupan
Seandainya aku seperti laskar semut
akan kusingkap kisah kebenaran peristiwa
dari para pejabat koruptor
dari para politisi busuk
dari para mafia penegak hukum
dari para pengusaha tamak
dari para tokoh masyarakat bejat
Yang menebar senyum janji palsu
Yang menggunakan kewenangan untuk menindas dan membunuh sesama
Yang bertindak semena-mena
Semuanya demi kenikmatan selera pribadi dan kelompok
Bahkan berpesta pora di atas duka lara derita rakyat jelata
termasuk menjadikan bencana sebagai kesempatan merampok harta
dari duka derita sesama saudara

