1.
Kata memberi nama pada kreasi budi daya
setiap komunitas suku adat budaya
Angka mencatat detak waktu
dinamika suka duka manusia
dalam menyadari pengalaman hidup
Dari zaman kehidupan mengembara berpindah
dan kelompok manusia memilih mulai menetap
hingga kreasi pengetahuan dan teknologi tercipta
Mengantar ziarah peradaban silih berganti
sampai tiba di zaman digital milenial ini
Matahari tak berhenti bersinar
Ombak gelombang samudra tidak mengeluh lelah bergerak
Mengapa nyatanya begini dan begitu
2.
Lenggak lenggok budaya bersemi
Debu tanah diinjak, dipeluk dan dimakan
Angkasa dan isi cakrawala dipetik
untuk menghiasi mimpi rindu damba
Alat pernafasan mempermainkan angin
dan sering menyiapkan tempat singgah bagi udara
Tetapi angin tak mau dipenjara
sehingga selalu terbang ke segala penjuru
Mencari jawaban pasti bagi misteri
tentang kemarin, hari ini dan esok
untuk wajah pribadi dan sosok insani
Bagaimana mesti mengagumi pelangi budaya
seperti bayangan pribadi yang dipermainkan cahaya
3.
Kreasi pribadi lahirkan kisah
segala upaya meraih ganasnya kebutuhan
Inovasi peradaban torehkan cerita
semua perjumpaan jiwa raga manusia
menemukan arti makna kehidupan
Pernak-pernik budaya tercipta
menghiasi realitas alam semesta
dalam seribu tanya dan sejuta jawaban
Dari manakah aku, engkau, kita dan mereka
Ke manakah setiap generasi akan pergi dan nanti kembali
Mengapa ruang dan waktu begitu liar dan kejam
membatasi desah nafas dan langkah kelana kaki
sehingga tanya tak tuntas terjawab
dan misteri tak pernah bisa disingkap?
4.
Sejarah mencatat serpihan nostalgia
banyak suku bangsa punah
dan perlahan adat budayanya lenyap
Entah apa sebab dan mengapa
Peradaban tinggalkan puing-puing cerita
tentang kenyataan suka duka budaya manusia
dalam relasi antar sesama pribadi
dan suku bangsa
ketika berinteraksi dengan isi alam lingkungan buana
Manusia lahir hidup dan mati
tidak ada yang abadi di dunia ini
Yang terus lestari hanya perubahan dan misteri
Sebagai kenyataan yang dialami
meski tak pernah sempurna dipahami akal budi
5.
Pada wajah peradaban yang bersemi
setiap insan satukan jemari menulis mimpi
Pada sosok budaya yang berwarna-warni
parade samudra manusia berkreasi
Ingin mengubah realita semesta
sesuai kehebatan kreasi pikiran yang diagungkan
Padahal
kita manusia hanya bagian kecil dari totalitas jagat raya
Pernak-pernik kebudayaan manusia di dunia
hanya menegaskan kenyataan tarian misteri abadi Sang Ilahi
dengan ribuan gaya dan jutaan irama
Penuh dinamika lestari abadi

