1.
Mulut membunyikan kata-kata
agar maksud tersampaikan kepada pendengar
Bibir bicara mengucapkan ragam kalimat
agar makna meraih telinga sesama
Bahasa lahir sebagai bagian peradaban manusia
agar komunikasi terjalin dalam relasi
Angin terus berhembus bagi lapar dahaga nafas
tanpa kata manis dan kalimat berbunga-bunga
Yang penting siang malam bersemi
bagi matahari dan bulan bintang
Membiaskan sinar di tengah alam ini
Tanpa kreasi tulisan dan kertas
Tanpa ijazah untuk polemik dan perdebatan
2.
Manusia terus ciptakan sekolah
untuk belajar aneka ilmu pengetahuan
untuk kuasai ketrampilan teknik dan kecerdasan nalar
untuk semakin berbudi dan bijaksana
Ijazah jadi alat bukti sekolah
dengan kepercayaan dan kejujuran sebagai andalan
Sehingga terlahir banyak gelar dan profesi
dari proses pendidikan akademik
Namun,
demi aneka kebutuhan dan kepentingan zaman
ternyata ada juga kreasi nakal dan manipulatif
Ijazah bisa dipalsukan dan direkayasa
Gelar dapat juga diperjual-belikan
Karya ilmiah malahan dicopy dan dicuri
Sekolah akademik berwajah ganda dan aneka sosok
3.
Sekolah bukan lagi agar trampil dan cerdas
Kegiatan akademik bukan saja membentuk harkat martabat pribadi
Pendidikan bukan lagi untuk kehidupan
Tetapi
justru ciptakan anomali fungsi dan orientasi
Banyak manusia yang bersekolah
agar terampil berbuat jahat
agar cerdas lakukan manipulasi dan merusak harkat martabat
Zaman ini semakin edan dan aneh
banyak orang bersekolah ciptakan hoaks dan kebencian
banyak yang mempunyai gelar justru berbisnis muslihat dan kebohongan
banyak yang berijazah malahan hasilkan korupsi, politik busuk dan menjajah sesama saudaranya
4.
Ijazah dan gelar akademik
ternyata bukan jadi ukuran kecerdasan dan kebijaksanaan pribadi
agar membuat hidup makin bermartabat
Di sosial media bisa ditonton
banyak konten dari orang bersekolah
dengan aneka gelar dan ijazah
justru ciptakan masalah jadi ladang bisnis
karena viralnya konten hasilkan kepuasan selera dan duit
Masyarakat sederhana tak bersekolah
menonton dengan galau dan kebingungan
karena harapan dan damba mereka tentang manfaat pendidikan
tidak selalu dialami dalam fakta kehidupan
Dunia sebagai panggung sandiwara
oleh para pemilik gelar dan ijazah
Entah untuk makna kehidupan sejati
atau selera, gengsi dan bisnis

