1.
Gemerlap kreasi digital mempesona
Entah di layar gadget dan komputer
Entah di tampilan televisi dan panggung
Entah di papan iklan kendaraan
Entah di halaman iklan jalan dan dinding gedung
Berbagai inovasi iptek ditampilkan
agar mata terpuaskan dan rasa dimanjakan
agar pikiran terpana dan dijerat
agar hati nurani terpikat
agar sanubari jiwa terus melekat
Bermacam ragam keindahan diciptakan
demi menjawab rindu damba manusia
2.
Ketika menelisik kreasi digital
yang ditampilkan dalam aneka sarana komunikasi
Maka tak bisa dipungkiri fakta
ada kepentingan dagang dan ekonomi
ada kepentingan hiburan dan kesenangan
ada kepentingan kerja dan efisiensi
ada kepentingan politik dan keamanan
ada kepentingan organisasi sosial budaya
Masih ada beragam kepentingan lain
di mana semuanya mesti dibayar
oleh siapa saja yang menggunakan informasi digital
Tak ada yang gratis pada akhirnya
3.
Zaman milenial berwajah ganda
dengan kreasi inovasi digital
dalam aneka sarana ipteknya
Jika kita mempunyai pengetahuan dan keterampilan
maka bisa memanfaatkan dengan baik dan bijak
demi harkat martabat kemanusiaan
Jika pengetahuan dan keterampilan jongkok
alias kita miskin gagap teknologi
Maka bisa jadi korban kemajuan
bisa dikuasai dan dijajah iptek digital
Ada juga aneka kejahatan dengan sarana digital
yang menyasar mereka yang gaptek
Bahkan banyak yang terasing dan mati
karena kerakusan hiburan dan kenikmatan digital
di mana pikiran terbius dan dibunuh
4.
Kecanggigan pikiran dengan kreasi digital
yang nampak dalam aneka sistem dan sarana iptek
berlari secepat kilat kemajuannya
Jika dibanding dengan perkembangan kemampuan keterampilan dan pengetahuan jutaan pengguna
Generasi milenial bisa lebih pandai dan terampil dari para orangtua
Keberanian berubah dan beradaptasi
jadi tantangan zaman milenial
jika kita mau mendapat manfaat dari sarana iptek digital
5.
Ternyata ada yang lebih dasyat
bukan saja pengetahuan dan keterampilan mesti beradaptasi
Tetapi zaman milenial dan kecanggihan digital
menggugat manusia tentang perubahan prinsip, nilai, cara pandang dan orientasi hidup
Aspek spiritual dan iman pun digugat
Ada kecenderungan hanya mengagungkan kecerdasan pikiran
meskipun pernafasan masih perlukan udara
Segala kebutuhan masih tergantung mutlak pada alam lingkungan semesta
Saat mati pun raga kembali ke tanah
Apakah jiwa akan ke surga digital
Apakah perlu harmoni dengan multi dimensi diri pribadi
Perlukah selaras dengan alam semesta dan sesama
Haruskah selaras sujud dengan Sang Ilahi?

