1.
Sejarah mencatatkan sebuah fakta
Sumpah Pemuda 28-10-1928
yang jadi tonggak perjuangan pahlawan
Agar terlahir kemerdekaan dari penjajah
Para putra-putri bersatu
sepakati tekad bulatkan perjuangan
Menjadi Satu tanah air Indonesia
Menjadi Satu bangsa Indonesia
Menjadi Satu bahasa Indonesia
Di hadapan bangsa asing yang menjajah
dengan catatan panjang kisah cerita
Karena harta bangsa dan harkat martabat
terus dikuras dan dicaplok
terus mendera dan membelenggu
Mendorong untuk berdaulat dan merdeka
menjadi bangsa dan negara sendiri
Indonesia
2.
Sumpah Pemuda terpatri menggema
kobarkan perjuangan mengusir penjajah
Mau merebut nafas kemerdekaan
agar lara derita nestapa dienyahkan
agar harkat martabat harus ditegakkan
agar harta kekayaan tanah air dimiliki
Demi meraih kemandirian, kesejahteraan bangsa
Adil makmur damai sentosa
Namun…
Proklamasi kemerdekaan baru terjadi
17-08-1945
dibayar korban nyawa, darah dan harta pahlawan
Kemerdekaan baru diproklamasikan
setelah perjuangan lanjut 17 tahun
dengan semangat Sumpah Pemuda
3.
Lahirnya NKRI penuh perjuangan
dengan cita-cita proklamasi yang penuh makna
Dengan tujuan yang luhur mulia
tertuang dalam ideologi dan mantra sakti Pancasila
Dengan rambu pemandu Undang-Undang Dasar 1945
dan semua kelengkapan semangat doa
dalam bendera dan lagu kebangsaan NKRI
yang sekarang sudah berumur 80 tahun
Dan
Sumpah Pemuda genap 97 tahun
yang lahirkan gugatan tanya
Bagaimana nasib kekayaan tanah air Indonesia
Apakah korupsi dan kemiskinan jadi wajah bangsa Indonesia
Apa makna dan wibawa Bahasa Indonesia
Masihkah bernakna Sumpah Pemuda bagi kita pewaris NKRI?
4.
Generasi digital milenial nyata hadir
Rekam jejak media tak bisa diabaikan
Sejarah perjalanan bangsa bisa gampang didapatkan
Namun
fakta mengisi kemerdekaan banyak perbedaan
dengan cita-cita perjuangan hingga Proklamasi NKRI
Maka
ada deretan tanya menggugat nurani
ada fakta mendera sanubari
Apakah masih ada Indonesia
ataukah kata dan makna sudah bermetamorfosa
Lahirkan budaya korupsi dan “negara tipu-tipu”
Ketika deretan fakta masalah kekayaan alam
yang membuat merana pewarisnya
tetapi memperkaya segelintir orang
dan ditampok ke luar NKRI
5.
Tanya ini semakin tidak menemukan jawaban
Masalah diatasi dengan banjir masalah baru
sehingga generasi pewaris galau terhadap damba masa depannya
Ketika merayakan HUT NKRI ke 80
menggema lagu “tabola-balek” di halaman istana
Mungkinkah ini jawaban atas tanya generasi muda
tentang harapan esok terwujud Sumpah Pemuda
dan damba esok meraih cita-cita Proklamasi
Gugusan pulau dan laut kita dirampok pencuri
sedangkan nasib pewaris NKRI terlunta-lunta
Kekayaan tanah air NKRI mensejahterakan perampok
sedangkan rakyat terus lara merana
Inikah makna Sumpah Pemuda
6.
Bahasa kita yang luhur dan sarat makna
justru terbolak-balik fakta manipulasi
serta dipenuhi tipu muslihat
karena kata-kata tak sesuai fakta
Apalagi dengan kecanggihan sarana digital zaman now
Justru bangsa dan NKRI dijajah oleh orang asing
dan segelintir anak bangsa jadi kacungnya
untuk menindas dan menjajah saudara sendiri
Perlukah dilahirkan Sumpah Generasi Milenial NKRI
Ataukah Indonesia hanya tinggal nama dan nostalgia?
“Mengusir penjajah asing memang sulit
perlu pengorbanan jiwa, darah dan harta
Tetapi jauh lebih sulit nyatanya
menghentikan penjajah dari bangsa sendiri”
Kapankan kita jujur dan memperbaiki sosok wajah NKRI?

