1.
Sumpah ini berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa
diucapkan dengan lantang khidmat
didampingi tokoh agama oknum yang bersumpah
di atas Kitab Suci agama pemiliknya
Entah dalam urusan kenegaraan
Entah dalam organisasi sosial
Entah dalam partai politik
Entah dalam lembaga agama
Bahkan dibuat dengan berita acara
ditandatangani juga surat keputusan
Dan
Zaman sekarang ada sarana digitalnya
2.
Sering jadi ironi dan tanda tanya
Mengapa ada budaya korupsi dalam kehidupan bangsa negara kita
Mengapa sumpah janji bangga dilanggar para pelakunya
Mengapa ada kasus amoral di lingkungan agama oleh mereka yang ditokohkan
Dan lahir kisah cerita pembelaan
juga dengan kata-kata sakti
Bahkan alasan moral dan spiritual
agar masalah bisa hilang dianulir
3.
Di panggung politik sering banyak diproduksi
Kata-kata janji politikus
kepada rakyat yang dibutuhkan suaranya
sering terdengar begitu indah
Namun ketika sudah menjabat
ternyata ada cerita baru lagi
soal aturan prosedural dan kewenangan
soal sibuk dan berbagai protokoler
Maka kata-kata terbawa angin
banjir kata-kata baru datang
4.
Ada pelajaran yang menarik
bahwa akal pikiran sering diabaikan
karena terpesona kemeriahan acara
karena ada pesta dan pawai ria
Lalu lupa akan hal-hal prinsip
Wakil rakyat dipilih oleh rakyat
tetapi setia dan takut pada parpol
yang mencalonkan dan bisa memecat
Inikah demokrasi dan kedaulatan rakyat
Inikah hak publik dan keadilan
5.
Di sosial media makin semarak
aneka promosi dan tawaran produk
dengan kemudahan pembayaran di tempat
dengan diskon yang menggiurkan
Tetapi sering ternyata berbeda
tampilan barang di promosi
tidak sama saat diterima dari kurir
Dan untuk memprotes pun tidak mudah
karena prosedurnya berbelit-belit
Kurir menjawab, tugasnya hanya mengantar
Kata-kata belum tentu sesuai fakta
terjadi juga di dunia bisnis
Kepercayaan dan mutu makin mahal
dalam relasi zaman digital
“Apakah ini zaman tipu-tipu?”
6.
Ada yang menyebut teknik promosi
yang penting kesan menggoda calon konsumen
Ada pula yang menagih nalar
apakah mau berpikir kritis rasional
Ada pula yang berargumentasi
bahwa demi tujuan laku maka semua cara ditempuh
Dan
dinamika kehidupan berwarna-warni
termasuk perubahan prinsip, nilai, cara dan tujuan
Bergelora di samudra peradaban
sebagai pertarungan aneka keputusan dan pilihan
cerminan pribadi mewarnai harkat martabatnya
Mungkin seperti panggung sandiwara
atau siapa kuat dia yang menang

