Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
| Red-Joss.com | “Jika Anda berani memberi secara total, maka, Anda pun akan menerimanya total.”
Inilah kisah menarik seorang petualang yang kehausan dalam perjalanan.
Tatkala dia sangat kehausan, ditemukannya sebuah gubuk reot, tidak berjedela, kotor, dan penuh laba-laba.
Sesampainya di dalam, buyarlah seluruh harapannya, karena dia tidak menemukan setetes air pun.
Ternyata, di sana ada sebuah pompa air berkarat, penuh debu, dan laba-laba. Saat hendak digunakannya, mesinnya tidak berfungsi.
Tampak di samping mesin pompa air itu, tergeletak sebuah kendi air. Diambilnya kendi itu dan ternyata di dalamnya berisi air.
Matanya menangkap sebuah tulisan, berbunyi, “Anda, harus memompa mesin air ini dengan menuangkan seluruh air ke dalam mesin, dan โฆ Anda pun harus mengisinya kembali sampai penuh sebelum pergi.”
Terjadilah perang batin dan keraguan. Apakah benar isi tulisan ini. Jika ia menuangkan seluruh isi kendi ini, dan ternyata mesin pompa air ini tetap tidak dapat berfungsi, maka ia pun dapat mati kehausan.
Kini, ada dua alternatif yang perlu segera dilaksanakannya.
Tapi pilihannya jatuh pada alternatif kedua, ialah ia harus menuangkan seluruh isi kendi itu ke dalam mesin pompa.
Setelah dalam keraguan, ia menuangkan air itu ke dalam mesin, dan kerek mesin itu diputarnya, sehingga terpancarlah air.
Betapa bahagia hati pengembara itu. Lewat pergulatan dasyat ini, ia akhirnya menemukan sebuah filosofi hidup. Bahwa, jika dalam hidup ini ia berani bersikap total, maka ia akan menerima hasil berlimpah pula.
Lewat kisah ini, kita disadarkan, agar dalam hidup ini, kita juga berani memberi secara total, dan jangan hanya menuntut untuk diberi dan menerima.
Betapa sering kita mudah kecewa dan merasa, bahwa harapan kita tidak segera terpenuhi. Doa-doa pun selalu tidak segera terjawab.
Mungkin pemberian kita selama ini belum sepenuh hati. Ikhlas. Maka, hasil yang kita peroleh juga sering tidak sesuai dengan harapan dan doa-doa kita.
Mari, kita belajar untuk selalu memberi sebelum menerima!
Bukankah, hidup kita adalah sebuah โgratia deiโ, pemberian gratis dari Tuhan?
…
Kediri,ย 3ย Oktoberย 2024

