Santo Antonius Abbas yang hari ini diperingati, 17 Januari, adalah seorang pertapa ulung, karena didorong oleh seruan Injil: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikan itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di Surga, kemudian datanglah ke mari dan ikutilah Aku!” (Matius 19: 21).
Hal ini merupakan panggilan dan untuk keselamatan diri ini, tapi dengan tidak mengabaikan orang lain.
Mengapa Santo Antonius mampu mengalahkan berbagai godaan? Karena ia dekat dengan Tuhan melalui puasa dan doa yang tekun
Aturan doa diterapkan dengan disiplin, supaya banyak jiwa selamat, tidak seperti orang Farisi yang hanya mengedepankan aturan ‘Sabat’, tapi kehilangan makna terdalam dari ‘Sabat’ itu, yaitu keselamatan manusia.
Sejatinya seluruh olah rohani itu tujuannya adalah supaya kita ini selamat: jasmani dan rohani.
Tuhan memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

