“Every problem is like a RED signal. If you wait for sometime, it will turn into GREEN.”
– Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Sibuk atau kelihatan sok sibuk itu salah satu sisi hidup kita. Pergi pagi, pulang larut malam demi uang, pekerjaan, jabatan, pengabdian, karier, dan demi kekayaan. Dalam tidur berkat Tuhan diturunkan. (Mazmur 127)
Hidup itubkadang dikejar ‘deadline’, kepala pusing karena pekerjaan yang tidak kunjung selesai. Tekanan demi tekanan, beban demi beban hidup terasa enggan untuk dilanjutkan. Coba santai sejenak, tidak harus buru-buru ala Kungkang dalam buku “Seni Hidup Santai, tapi Tetap Produktif.”
Santai itu sebentar, tapi dayanya luar biasa. Ada baiknya kita perlu tahu kapan harus diam, rehat sejenak, dan mendengarkan. Kadang kita sekadar berbincang, menonton, atau mengamati panorama sekitar yang membuat hati ini jadi adem dan nyaman.
Santai yang positif itu melahirkan hal yang kreatif. Bersantai bersama Tuhan membuat hati ini serasa tentran dan damai. Karena jiwa pun membutuhkan asupan rohani, bukan sekadar perut yang butuh makan. Jangan biarkan raga jadi lelah, karena kesibukan. Begitu pula hati dan jiwa jadi kelaparan.
Sibuk itu boleh, sok sibuk itu jangan. Karena banyak waktu yang terbuang. Miliki waktu untuk santai, tapi positif. Itulah yang membuat kita sehat dan panjang usia. Sekaligus yang membuat kita dewasa dalam menimbang, mencari solusi dan memutuskan.
Santai yang pisitif itu membuat kita makin kreatif dan produktif!
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

