Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.”
(Mzr. 139:3)
…
| Red-Joss.com | Saudaraku terkasih, sambil membaca, mencermati, dan merefleksikan isi kitab Mazmur, 139:3, bahwa ternyata, Sang Gusti Allah itu Sang Seniman Sejati. Dialah Tuhan, Sang Pencipta Abadi.
Betapa hati kita terharu dan juga terkesima atas tindakan kasih nan abadi ini. Dia, sungguh Sang Setiawan Sejati, sehingga sungguh ikhlas membentuk buah pinggang kita dan bahkan menenunnya sejak dari rahim Ibu.
Kata “membentuk dan menenun,” adalah dua buah verba aktif. Inilah ekspresi dari tindakan kasih sejati. Ternyata, Tuhan, telah membentuk buah pinggang dan juga menenun kita. Dia, Sang Tuhan yang sungguh mau repot dengan hidup kita.
Maka, betapa agung dan bermartabat seorang manusia itu. Karena dia, sang manusia itu, langsung dijadikan dan diciptakan oleh tangan suci Sang Tuhan sendiri.
Hormat kepada hidup, bermakna juga, hormat kepada Sang Pencipta kehidupan itu. Itulah sebabnya, Tuhan pun memerintahkan pada sang manusia, agar “jangan membunuh.”
Apa serta bagaimana pun kondisi riil seorang anak manusia, dia wajib dilindungi, dikasihi, juga wajib pula dijaga kesucian serta keagungan martabat kemanusiaannya.
Sungguh, hormat serta takjub hati kita akan keajaiban Tangan Kasih Sang Tuhan. Tangan Suci yang telah rela ‘membentuk serta menenun’ anda dan saya, di dalam rahim ibu kita.
…
Kediri,ย 1ย Juniย 2023

