“Kualitas terpenting bagi seseorang untuk jadi pemimpin adalah, ketika dia tidak menginginkan jabatan itu.” – Plato
…
| Red-Joss.com | Ketika Paus Fransiscus beberapa berkunjung ke Indonesia, beliau menitip pesan tentang kriteria pemimpin yang berbeda dengan kepemimpinan modern: “The most important qualification for being leader is not wanting to be a leader.”
Paus mengutip pesan itu dari seorang filsuf Yunani kuno, Plato (427-328 SM).
Berbeda dengan teori kepemimpinan modern, Plato mensyaratkan, bahwa kualifikasi paling penting dari seorang pemimpin adalah, bila dia tidak menginginkan ‘jabatan’ itu.
Syarat yang diajukan Plato itu tampaknya tidak mudah untuk diterapkan saat ini.
Pemimpin masa kini, justru berupaya, sering berupaya dengan keras, agar dia bisa dipilih jadi pemimpin. Kerap dengan cara yang melanggar etika dan moral, menjatuhkan dengan cara yang ‘njelèhi’, yang tidak pantas disebut.
Kekuasaan dikejar dengan berbagai cara. Orang yang sudah duduk, lupa berdiri, karena memang enak dan memabukkan.
Meski kuno, nasihat Plato seharusnya jadi kredo para (calon) pemimpin kita saat ini. Terlebih untuk yang ingin menjadi pemimpin bagi kawanan Umat Allah.
Salam sehat.
…
Jlitheng

