“Mengasihi dan mendoakan mereka yang bersalah itu anugerah Allah agar kita menjalani hidup ini ikhlas hati.” -Mas Redjo
Tidak membalas, mendendam, dan menghakimi. Kita mengasihi mereka yang bersalah, karena meneladani Yesus agar kita pun murah hati.
Semangat mengasihi, karena hidup kita tidak berpusat pada diri sendiri, tapi bersumber pada belas kasih Allah.
Prioritas yang utama dan pertama, adalah dengan menomorsatukan Allah di atas segalanya. Karena kita mengandalkan-Nya.
Dengan selalu merefleksikan Allah yang murah hati, hidup ini adalah untuk memberi.
“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati” (Luk 6: 36).
Untuk bersikap murah hati, Yesus memberi 3 contoh, yaitu jangan menghakimi, jangan menghukum, dan memberi.
Ketika menghidupi semangat murah hati itu dalam hidup keseharian kita, rasakah samudra berkat Allah yang luar biasa.
Sejatinya hidup yang terberi itu untuk memberi agar harmoni: Damai, indah, dan bahagia.
Terpujilah Allah!
Mas Redjo

