| Red-Joss.com | “Apakah yang harus aku lakukan, ketika Salib Tuhan Yesus dipatahkan, dihancurkan dan dibakar,” demikian ungkapan seorang pengikut Tuhan Yesus.
“Tidak usah takut. Berdoa dan bermeditasilah. Pada saat itu kita akan melihat salib Tuhan Yesus berdiri lagi dengan kokoh. Salib Tuhan Yesus itu sekarang ada di hati kita. Sinar dari salib itu amat terang. Berjalanlah bersama dengan Dia yang tersalib itu.”
Aku telah dibaptis dalam Nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus.
Tanda salib pembaptisan ini amat kuat dan sudah melekat pada dahiku.
Tanda salib yang dulu diberikan pada dahiku oleh seorang Imam, sekarang tanda itu sudah tertulis di hatiku.
Tanda inilah yang akan aku perlihatkan kepada Tuhan Yesus. Pada saat itu saya akan mengatakan, “Lihat Tuhan, aku setia menjadi anak-Mu sejak dibaptis hingga aku sekarang berada di hadapanMu.”
Aku berani menambahkan, “Bagiku, Gereja yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik adalah harga mati.”
Untuk para sahabat, jangan pernah takut menjadi seorang Katolik.
Lihat! Dia sudah memberikan semuanya. Semua dosa-dosa kita ‘dibayar lunas’.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

