Red-Joss.com – “Yang pasti, Salam Pagi yang setiap pagi saya share itu, tidak ada motif pansos sama sekali,” jawabku menjawab pertanyaan salah seorang sahabat setia di Salam Pagi.
Istilah pansos telah menambah kosa kata baru dalam Bahasa Indonesia. Pansos (panjat sosial) adalah kosa kata yang telah memantik keriuhrendahan dalam alur lalu lintas komunikasi.
Pansos itu sendiri diterjemahkan sebagai usaha yang dilakukan untuk mencitrakan dirinya sebagai orang yang mempunyai status sosial tinggi. Untuk itu, maka pelaku pansos akan selalu berusaha melakukan berbagai cara dengan mengunggah foto, tulisan, dan sebagainya di media sosial.
Berdasarkan penjelasan ini dapat ditarik intisari pansos itu terletak pada upaya manusia untuk dapat dikenal oleh banyak pihak atau publik tentang citra dirinya, lewat publikasi yang dapat dilakukan secara terencana, masif, terkadang bombastis, dengan harapan bahwa pelaku pansos akan mendapat panggung dan tempat peliputan media cetak dan elektronik plus dengan jepretan kamera dari pewarta atau jurnalis yang meliputnya.
Keseluruhan aktivitas publikasi melalui medium intenet dibuka sebuah titik pengharapan, bahwa citra positif tentang dirinya menjadi bertambah dikenal masyarakat luas.
Kebalikan niatnya dengan Salam Pagi, yang mimpinya tak lebih dari memberikan secercah inspirasi yang dapat jadi cahaya dalam aktivitas sepanjang hari, baik dalam bekerja atau melayani sesama.
Tetap rajin berbagi cahaya.
…
Jlitheng

