“Siapa menanam, memupuk, dan merawatnya dengan baik, dijamin hasil panennya berlimpah.”
Sesungguhnya panen raya itu milik pribadi yang memiliki komitmen, konsisten, dan bertekun dalam doa untuk mewujudkan perjuangannya itu jadi nyata.
Panen raya juga milik pribadi yang jeli melihat kesempatan menjadi peluang usaha untuk menangguk rezeki.
Coba lihat di sepanjang jalan dan di gang itu, kita jumpai banyak penjaja takjil untuk berbuka puasa, dan laris manis.
Ketika masyarakat berduyun-duyun mudik, peluang itu dimanfaatkan dengan baik oleh mereka yang jeli melihat peluang usaha untuk melayani kebutuhan pemudik dengan menyewakan mobil rental, misalnya. Bagi yang tidak mudik, mereka dapat menyediakan produk makanan siap saji, dan sebagainya.
Karena banyak kebutuhan pokok di pasar yang kosong, lalu diisi oleh mereka yang jeli memanfaatkannya. Selain harga barang dinaikkan, juga barang cepat habis, dan untungnya lumayan.
Lebaran juga saat yang tepat untuk berbagi kebaikan, berderma, dan amal kasih.
Dengan bersikap baik dan empati pada sesama, kita telah membantu mereka yang sedang berjuang keras dalam pergumulan hidupnya.
Dengan semangat berbagi itu, kita tidak hanya meringankan beban mereka, tapi juga memberi rasa aman dan memanusiakan mereka.
Sesungguhnya, dengan ikhlas berbagi kita makin mendekatkan diri pada Yang Ilahi. Dengan membahagiakan sesama, kita membahagiakan diri sendiri. Kita juga jangan kaget, ketika rezeki kita berlimpah ditambahkan oleh Allah Yang Mahapemurah, Pengasih dan Penyayang.
Mas Redjo

