Kita merenungkan tema besar Adven, yaitu persiapan. Selama hari-hari yang lalu ditampilkan tokoh-tokoh istimewa yang dapat disebut kategori lingkaran dekat, yaitu mereka yang berperan utama untuk membantu persiapan itu.
Kita dihantar kepada suatu sisi persiapan, yang menampilkan tokoh-tokoh inti yang secara langsung jadi instrumen bagi kelahiran Yesus Kristus. Mereka, bukan lagi sebagai lingkaran dekat, melainkan sebagai pelaku utama untuk mewujudkan rencana Allah yang amat dahsyat dalam sejarah keselamatan, yaitu inkarnasi. Kata inkarnasi ini ialah Sabda Allah yang abadi jadi manusia. Putra Allah sebagai pribadi Tritunggal yang kedua, datang ke dunia yang kita kenal sebagai Yesus Kristus.
Peristiwa inkarnasi itu masuk ke dalam dunia melalui pintu utama, yaitu salam dari Surga yang besar dan ajaib. Kebesaran dan keajaiban Tuhan mengenai kedatangan Mesias yang sudah dipersiapkan jauh sebelumnya oleh para Nabi, melalui pewartaan yang mulai terbuka untuk ditampilkan. Penampilan ini menghadirkan tokoh-tokoh utama, yaitu Malaikat Agung Gabriel yang membawa kabar sukacita surgawi dari Allah, perawan Maria dari Nazareth di daerah Galilea, dan Yosef, calon suami perawan itu. Mereka adalah pelaku-pelaku utama yang berperan langsung untuk kehadiran Yesus Kristus di dunia.
Kita sedang menuju ke puncak inkarnasi. Kita berada di pintu masuk, yaitu mengalami salam sukacita yang disampaikan kepada Maria, salam itu amat ajaib, dan jawaban Maria yang jadi ungkapan iman yang amat besar. Semua yang terjadi pada pintu inkarnasi ini mengkonfirmasi yang sudah disampaikan dahulu oleh Nabi Yesaya, ketika menyampaikan kabar sukacita ini kepada keluarga Daud, bahwa seorang perempuan akan melahirkan Emanuel. Jadi pintu salam yang besar dan ajaib ini memang sudah dirancang dan dipersiapkan untuk dibuka sudah sejak lama.
Kita hendaknya tidak berada di luar lingkaran sekadar menyaksikan dan mengagumi. Tapi masuk dan berada di dalam pintu itu, supaya ikut mengalami salam yang besar dan ajaib itu. Lebih bagus lagi, salam yang berbunyi “Tuhan menyertaimu” juga masuk ke dalam pribadi masing-masing dan keluarga kita. Sungguh luar biasa terjadi inkarnasi, di mana Sabda yang kekal itu masuk dan berdiam di dalam kita. Persiapan kita sebenarnya ialah berada pada pintu inkarnasi itu, dan bukan jauh dari situ atau sekadar menonton.
“Ya, Tuhan yang Maha Besar, semoga kami semakin bersukacita, ketika berada dalam persiapan yang amat dekat ini untuk merayakan pesta kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.”
(Verbum Veritatis oleh RP. Komunitas SDB-Salesians of Don Bosco)

