Luk. 13: 22-30
”Setiap perbuatan baik yang Anda lakukan akan jadi jembatan ke Surga. Sebaliknya, sekecil apa pun perbuatan jahat yang Anda lakukan akan membentuk tembok yang memisahkanmu dari Tuhan. Maka satu-satunya bom penghancur tembok kejahatan itu adalah pertobatan.”
…
Di akhir kehidupan setiap orang di dunia ini, pengadilan Ilahi telah menantinya. Bertobat adalah satu-satunya jalan untuk menghindari dari hukuman. Bagi mereka yang tidak mau bertobat, keputusan akhir yang akan diterima adalah: “Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!” (ayat 27)
Karena itu yang Tuhan kehendaki agar kita sadari dan perbuat adalah:
1) Pengadilan Ilahi adalah sebuah kepastian yang akan kita hadapi di akhir hidup;
2) Betobat dan berbuat baik adalah cara terbaik untuk menghindari hukuman Ilahi;
Akhirnya, hendaknya diingat, bahwa setiap perbuatan baik akan menguruskan tubuh (ego) ini, sehingga dapat melewati pintu yang sempit ke Surga. Sebaliknya keenakan dan kenikmatan kejahatan dan dosa membuat tubuh ini tidak bisa melewati pintu yang sesak itu, karena kegemukan.
Jangan menunda lagi, bertobatlah sebelum terlambat.
…

Monsignor RD Inno Ngutra


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.