“Take these out of here, and stop making my Father’s house a marketplace” (John 2:16).
…
| Red-Joss.com | Rumah doa itu harus dibersihkan dari hal-hal yang tidak penting. Pastikan, saat kita berada di rumah doa, ada yang selalu spesial, di mana kita bisa berkomunikasi sangat dekat dan akrab dengan Bapa yang penuh kasih.
Rumah doa kita itu jangan menjadi sarang kejahatan. Dibiarkan kotor dan diisi dengan aktivitas yang lain. Atau yang sebaliknya, di dalam rumah doa kita, tidak pernah ada aktivitas sama sekali. Sunyi. Kosong. Di mana kita tidak pernah berkomunikasi dengan Bapa yang penuh kasih.
Sekali lagi, rumah doa kita adalah tempat yang paling spesial, di mana kita benar-benar dibakar oleh api kasih Bapa. Sehingga membuat hati kita yang tetap bernyala-nyala, berkobar, “hangat dan terang”. Tapi yang paling penting, kita tidak berjalan dalam kegelapan.
Mari, jaga selalu kebersihan rumah doa kita. Jadikan tempat itu sebagai tempat yang spesial bagi perjalanan di seluruh hidup kita, di mana Bapa yang penuh kasih selalu menyertai.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

