Sabtu sore saya tidak mengikuti siaran langsung Perayaan Natal Nasional 2024.
Minggu pagi sebelum ke Gereja saya menontonnya.
Kesannya tertib, namun cair oleh gelak tawa dan tepuk tangan, ketika Presiden memberi sambutan Natal.
Saya tertegun oleh kata-kata di luar teks yang diucapkan beliau: “Saya ini juga lahir dari seorang Ibu yang Kristiani.” Seolah ingin mengatakan: “Jangan takut.” Membesarkan hati kaum minoritas yang masih sering mendapatkan ketidak-adilan.
Saudara-saudaraku: “Kita jadikan momentum Natal ini sebagai ‘benteng kerukunan’ dan pengingat akan sesama yang masih menghadapi kesulitan.”
Ajakan kebapaan untuk kita agar tidak terlena, tapi tetap berjuang bagi kebaikan bersama di tahun baru, 2025.
Salam sehat.
…
Jlitheng
