Jika kita menyadari, bahwa Roh Kudus itu menuntun hidup kita, maka kita harus benar-benar taat. Mengapa? Roh Kudus itu aktif mengingatkan, ketika kita mulai goyah dan tidak taat. Terkadang, jika diingatkan oleh orang lain, kita menyepelekan dan tidak peduli. Tapi diingatkan oleh Roh Kudus, kita harus taat.
Indikasinya, bahwa kita taat kepada tuntunan Roh Kudus adalah seperti yang diungkapkan oleh Yesus dalam Injil Lukas 4: 18. Yang dilakukan-Nya adalah memberikan Kabar Baik dan melakukan kebaikan-kebaikan.
Itulah sebabnya, jika Roh Kudus ingin mengubah seseorang, Dia akan mengubahnya dari dalam, yaitu perubahan hati, “transform a personal’s life.”
Mulai dari dalam hati itu hidup seseorang benar-benar diubah. Benar sekali dikatakan, bahwa “The power of the Holy Spirit cannot be chained.” Sehingga hati yang diubah itu haus akan Sabda Tuhan. Roh Kudus yang menuntun kita, karena “Dia mempersiapkan hati manusia untuk menerima Firman Tuhan.”
Ketaatan kepada Roh Kudus itu buahnya adalah Kabar Baik dan kita menghidupinya dengan melakukan kebaikan-kebaikan.
Ingat, hari ini perbuatan baik kita ditunggu oleh orang-orang di sekitar kita.
Rm. Petrus Santoso SCJ

