“Gaji dari pemerintah dan perusahaan, rezeki itu dari Tuhan.” -Rio, Scj.
Gaji bisa tertukar, tapi rezeki tidak pernah tertukar. Jika bukan rezeki kita, sekeras apa pun kita berjuang dan mengejarnya tidak pernah akan jadi milik kita.
Jangan pernah memotong dan mengambil rezeki orang. Jika itu bukan hak kita. Jangan pernah mematikan cahaya orang hanya kita ingin terlihat bercahaya. Ingat hidup, mati, rezeki itu yang mengatur Tuhan, karena rezeki itu tidak pernah tertukar.
Setiap orang mempunyai cerita, tapi tidak semua mempunyai uang, rumah, dan sahabat untuk bercerita. Hidup ini kadang lucu; mencari duit itu susah, tapi ada duit kita boros, dan tidak ada duit kita stres. Bila terlalu lama gajian, cicilan meronta-ronta. Lalu muncul deh sakit kepala, hidup pun terasa berat dan menderita.
Rezeki itu tidak bisa dipaksa, tapi bisa diusahakan. Rezeki itu tidak bisa diduga datangnya, hanya bisa diminta pada sang Pencipta. Rezeki itu pas, dan cukup, dan jadi lebih bahkan berkelimpahan, bila selalu disyukuri dan percayai. Ingatlah kalimat sederhana ini: “Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; dan ketuklah, maka pintu akan dibuka bagimu.”
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

