“God give us a second chance.”
Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Banyak dari kita mengejar yang namanya rezeki. Bahkan rela bekerja keras setiap hari. Pergi pagi pulang pagi demi pundi-pundi rezeki.
Sibuk mengejar kesempatan, lupa untuk memantaskan diri. Andaikan… Andaikan kesempatan yang besar datang, pasti hidup akan lebih mapan. Andaikan diberi kepercayaan, pasti akan mendapat posisi dan jabatan. Andaikan kenal dengan investor besar, pasti bisa menguasai pasar. Andaikan lahir dalam keluarga kaya, kenalan orang kaya, pasti bisa menjadi kaya raya.
Kesempatan tidak ada gunanya, kalau kita tidak punya kapasitas untuk memaksimalkannya. Andaikan kesempatan itu datang, apakah kita sungguh siap untuk menggunakannya. Bila saat ini dipercaya ‘project’ senilai ratusan miliar sanggupkah kita mengeksekusinya. Bila saat ini investor besar memberikan waktu lima menit untuk presentasi, apa yang akan kita katakan. Bila saat ini kita dipromosikan jabatan mengepalai ratusan dan puluhan cabang, mampukah kita menjalankannya.
Jangan sibuk mengejar kesempatan, tapi luangkan waktu untuk memantaskan. Jangan hanya fokus mengejar rezeki, tapi luangkan waktu untuk memperbesar rasa syukur dan kapasitas diri.
Rezeki itu seperti hujan, nyata, jelas, dan berlimpah. Jangan hanya fokus mengejar hujannya, tapi fokuslah untuk memperbesar tempat penampungan. Seberapa banyak rezeki yang Tuhan beri, tergantung seberapa besar wadah yang kita punyai.
Bila saat ini musim kemarau datang, Tuhan ingin kita memperlebar tampungan. Bila saat ini tidak ada air jangan mengeluh, menyalahkan. Itu hanya akan mendatangkan kekecewaan dan berujung pada kemarahan, bahkan kepada Tuhan. Bersabarlah, manfaatkan untuk memperbesar wadah. Tak lama lagi musim hujan datang. Rezeki pun mengalir nyata, jelas dan berlimpah.
Kesempatan tidak datang kedua kali, meski Tuhan memberi jutaan kesempatan. “God give us a second chance.” Gunakan kesempatan sebaik mungkin. Berjuang, berusaha, bekerja, dan berdoa. Jangan lupa untuk berbagi dan mensyukurinya. Rezeki dari Tuhan akan mengalir seperti air hujan. Berhenti menyalahkan untuk setiap kegagalan, tapi gunakan kesempatan itu untuk memantaskannya.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

