| Red-Joss.com | Banyak hati yang mudah rapuh. Banyak hati yang mudah terluka.
Kita mudah tergoda dan roboh.
Mulut ini cepat berbicara, tanpa mendengarkan telinga. Jari ini cepat bergerak, tanpa menunggu pertimbangan pikiran dan kejernihan hati.
Keindahan badani dipuja-puji. Kedalaman rohani diingat seperlunya.
Semua mata silau dengan derajat dan pangkat. Tidak peduli dengan jeritan penderitaan yang dilihatnya.
Harta yang terkumpul bukan dari kerja keras, tetapi dari ‘gratifikasi dan korupsi’.
Bagi orang yang polos, karena malas berpikir ikut menikmati dan dibeli.
Manusia cenderung makin rapuh dan tak bernilai.
Mari ingat dan sadar diri. Kita kembali kepada gambar dan citra-Nya, sebab ada kedatangan Yesus yang kedua agar kita melihat hal-hal yang baik, bukan yang jahat!
…
Hongkong, 25 Agustus 2023
Rm. Petrus Santoso SCJ

